Kamis, 23 April 2026

Media Sosial

Ketika Acis Lombok Memutuskan Tinggal dan Bekerja di Bandung [VIDEO]

"Iya saya sudah lima hari di Bandung, dan saya senang berasa di sini, karena warga Bandung banyak..."

Penulis: Fasko dehotman | Editor: Dicky Fadiar Djuhud

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Fasko Dehotman

MASIH ingat gak sama pria berkepala plontos yang menjadi viral karena video lucu dan tangisannya di suatu perkebunan sawit? 

Yah itulah Muhasim, pria asal Lombok dengan nama bekennya Acis Lombok. Ia sempat diperbincangkan oleh kalangan netizan karena merekam aksi konyolnya tersebut.

Diketahui, ia membuat video tersebut saat bekerja menjadi TKI di Malaysia. Merasa bosan dan galau, adalah alasan utama Acis Lombok mebuat video curhatannya yang tak hayal mengundang gelak tawa, bahkan tak sedikipun ada yang menghujat dirinya.

Cukup lama tidak membuat video lucunya saat berada di kebun sawit, ternyata Acis Lombok sudah berada di Bandung lho!

Sekarang ia bekerja di Salah satu Kafe ternama di Kota Bandung, yakni di 911 Coffee  Roastery, Jalan Talaga Bodas No 27, Malabar, Lengkong, Kota Bandung.

Hal tersebut dibuktikan ketika Tribun Jabar melakukan liputan di sana pada Rabu (26/9/2018)  lalu.

Disela-sela break liputan, Tribun Jabar berkesempatan bertemu langsung dengan Acis Lombok yang kebetulan sedang berada di sana.

Kala itu, ia tampil beken mengenakan kaos lengan panjang warna hitam yang dipadu celana jins biru dongker dan sepatu sneaker.

"Iya saya sudah lima hari di Bandung, dan saya senang berasa di sini, karena warga Bandung banyak yang mengenal saya dan mereka juga pada ramah-ramah," ujar Acis kepada Tribun Jabar, saat ditemui di ruangan meeting room 911 Coffee  Roastery, Rabu (26/9/2018) malam.

Acis menceritakan, kedatangannya di Bandung karena diajak oleh salah satu kenalan followernya, yakni Andrean Soemaryadi (25), selaku adik dari pemilik 911 Coffee Roastery.

"Ia dia salah follower saya dan hubungan pertemanan kami cukup dekat. Jadi, Dia tuh ngajak main ke sini sekalian kerja untuk mempromosikan kafenya. Selain itu dia juga akan mengajak saya ikut tergabung dalam casting film Dilan 1990," kata Acis Lombok.

Acis mengatakan, awal kedekatannya dengan Andrean, dimulai saat Andrean dan teman-temannya mengirimkan video berisikan lagu dangdut dengan ekpresi nangis ke Direct Messege Intagram miliknya. Sontak, hal tersebut langsung direspon Acis Lombok dengan senang hati.

"Dari sana kami pun mulai mengobrol satu sama lainnya, saling bercerita akhirnya saya nyambung sama dia, hingga sampai sekarang bertemu di sini. Dia bilang ke saya, ayok lah main-main ke Bandung dan silaturahmi ke sini. Tentunya saya respon positif ajakan beliau sekalian juga cari teman baru di Bandung," jelas Acis Lombok.

Meski sudah bekerja di kafe, Acis mengaku ia masih merasa tergopoh-gopoh dan kerap bingung mau ngerjain apa di sana. Soalnya ia telah terbiasa bekerja di ladang maupun di kebun.

"Intinya saya tertarik kerja di sini mau lihat-lihat bentuk gaya hidup di perkotaan itu seperti apa. Sekalian juga ingin istirahat dari pekerjaan di kebun yang cukup menguras tenaga dan pikiran. Kalau di sini saya hanya duduk santai sambil menyapa pengunjung yang ingin berjumpa dengan saya," ujar Acis Lombok.  (*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved