Suporter Tewas di GBLA

Keluarga Akui Dapat Kabar Kejadian yang Menimpa Haringga, Suporter yang Tewas di GBLA, dari Medsos

Ibu Haringga Sirla suporter yang tewas di Stadion GBLA, Mirah (55), mengakui mendapat kabar mengenai kejadian yang menimpa anak bungsunya dari medsos

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Dedy Herdiana
Tribun Jabar/Ahmad Imam Baehaqi
Kedua orang tua Haringga Sirla saat mendoakannya di depan jenazahnya di Blok Jembatan, Desa Kebulen, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu, Senin (24/9/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Ibu Haringga Sirla suporter yang tewas di Stadion GBLA, Mirah (55), mengakui mendapat kabar mengenai kejadian yang menimpa anak bungsunya dari media sosial Facebook.

Ia mengatakan, pada Minggu (23/9/2018) kerabatnya melihat postingan video penganiayaan Haringga dari grup The Jakmania Bogor.

"Dia bilang itu saudara saya dipukuli, langsung laporan ke saya," kata Mirah saat ditemui di rumah keluarga besarnya di Blok Jembatan, Desa Kebulen, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu, Senin (24/9/2018).

Timnas U-16 Indonesia Vs Vietnam Berlangsung Senin Malam Live di MNC TV, Ini Link Live Streaming

Rumah Haringga, Korban Pengeroyokan Suporter di GBLA, Didatangi Banyak Pelayat

Raut wajah Mirah yang saat itu mengenakan kerudung hitam tampak sedih.

Sesekali ia terlihat mengusap kedua pipinya karena tidak bisa menahan air matanya yang menetes.

Bahkan, suaranya juga tampak serak dan terbata-bata saat menceritakan anak keduanya yang biasa disapa Ari itu.

"Ada Pak RW juga yang datang ke rumah memberi kabar mengenai Ari di Bandung," ujar Mirah.

Menurutnya, Ketua RW itu mempunyai saudara yang bertugas di Polrestabes Bandung dan memberitahu tentang penganiayaan yang menimpa Ari.

Sule Ingatkan Lina Soal Kebahagiaan Anak, Kamu Tak Bahagia Sama Saya, Semoga Kamu Bahagia Sama Dia

Daftar Eks Koruptor yang Masuk Daftar Calon Tetap Anggota DPR RI, Adakah dari Jabar?

Selanjutnya Mirah sekeluarga bersiap-siap dan bergegas menuju Kota Kembang.

Bahkan, sejumlah tetangga dan kerabat lainnya pun turut serta dalam rombongan.

"Langsung ke Bandung jemput jenazah Ari, kemudian dibawa ke Jatibarang Indramayu," kata Mirah.

Diberitakan sebelumnya, Haringga menjadi korban penganiayaan sesaat sebelum laga Persib Bandung vs Persija Jakarta dimulai.

Ia meregang nyawa setelah dianiaya oleh sejumlah oknum Bobotoh di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung.

Jenazah korban pun langsung dibawa ke RS Sartika Asih Bandung sebelum dijemput pihak keluarga untuk dimakamkan di Jatibarang, Indramayu. (*)

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved