Rabu, 17 Juni 2026

Keren, Bandung Internasional Dance Competition Hadirkan Berbagai Seni Tari Lintas Genre

Dikenal sebagai kota kreatif, Bandung seringkali menghadirkan acara-acara bergengsi dan melahirkan seniman berbakat.

Tayang:
Penulis: Putri Puspita Nilawati | Editor: Theofilus Richard
Tribun Jabar/ Putri Puspita
Para panitia dan juri Bandung Internasional Dance Competition 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Putri Puspita

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Dikenal sebagai kota kreatif, Bandung seringkali menghadirkan acara-acara bergengsi dan melahirkan seniman berbakat.

Tak hanya menyanyi, di dunia seni tari, Bandung juga memiliki banyak peminatnya dari berbagai genre, mulai dari tradisional, balet, hip hop, dan kontemporer.

Selama ini pergerakan pelaku dunia seni seringkali memiliki idealisme masing-masing, namun di akhir minggu ini Anda bisa melihat berbagai jenis tarian di dalam kompetisi.

Bandung International Dance Competition (BIDC) yang akan digelar pada 21-23 September 2018 di Teater Tertutup Dago Tea House, Jalan Bukit Dago Selatan No 53.

Ketua panitia BIDC, Herman Susilo Haslim, mengatakan memilih Bandung sebagai lokasi acara karena Kota Kembang dikenal sebagai kota kreatif yang ternyata support dengan kompetisi ini.

"BIDC ini dibuat menjadi kompetisi tari lintas genre agar setiap komunitas dapat memperluas hubungan dengan genre tari lainnya," ujar Herman, di Jalan Dago No 381, Kamis (20/9/2018).

Istrinya Hamil, Dedi Mulyadi Ingin Anak Laki-laki Agar Jadi Pemain Sepak Bola

Tuan Guru Bajang Ungkap Arah Dukungan Politik Ustaz Abdul Somad dan Aa Gym

Herman mengatakan bahwa BIDC akan mempertemukan enam kategori jenis tarian sekaligus, di antaranya adalah tari tradisional, balet, demi-character, kontemporer, jazz, dan hip-hop.

Setiap kategori dibagi menjadi tiga tipe, yaitu solo, duo, dan grup (minimal tiga orang). Selain itu juga ada pembagian kategori umur yaitu pre-competitive (7-8 tahun), junior (9-11 tahun), teen (12-14 tahun), senior (15-17 tahun), dan open age (18 tahun ke atas).

Kategori ini dibedakan karena menurut Herman, perbedaan motorik setiap anak akan berbeda ketika menari.

Hadirnya BIDC bisa menjadi sarana bagi seniman muda Indonesia yang memiliki potensi dan bakat untuk unjuk kebolehan dan bersaing dengan penari luar negeri.

"Juri yang menilai kompetisi ini ada juga yang berasal dari luar negeri, seperti Jeffrey Tan dari Singapura, dan
Keiji Tomiyama dari Jepang," ujar Herman.

Selama tiga hari, kompetisi internasional ini akan dimulai sejak pukul 09.00 WIB.

Faizal Assegaf Sebut Rizal Ramli Hobi Desak Presiden Copot Menteri: Pernah Dipecat Jadi Dendam

Jika Keluarga Rohanda Tetap Tinggali Rumahnya, Pak Eko Akan Bawa Kasusnya ke Pengadilan

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 02:00 WIB
France
Prancis
3 - 1
Senegal
Senegal
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 05:00 WIB
Iraq
Irak
1 - 4
Norway
Norwegia
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 08:00 WIB
Argentina
Argentina
VS
Algeria
Aljazair
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 11:00 WIB
Austria
Austria
VS
Jordan
Yordania
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved