Rumah Pak Eko Terkurung Bangunan

Jika Keluarga Rohanda Tetap Tinggali Rumahnya, Pak Eko Akan Bawa Kasusnya ke Pengadilan

Sementara itu dari pihak Eko yang sekarang mempunyai akses jalan baru, merasa tidak puas dan haknya yang belum dimiliki seratus persen.

Jika Keluarga Rohanda Tetap Tinggali Rumahnya, Pak Eko Akan Bawa Kasusnya ke Pengadilan
Tribun Jabar/ Syarif Pulloh Anwari
Pembongkaran tembok rumah Alm Imas untuk membuat akses jalan menuju rumah Eko Purnomo, Ujungberung, Bandung, Kamis (20/9/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Syarif Pulloh Anwari

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Setelah hasil mediasi kedua pada Rabu (19/9/2018) akhirnya Eko Purnomo (37) memiliki akses jalan.

Aksen jalan itu berada di belakang rumah kontrakan Eko yang diberikan secara ikhlas dari keluarga Imas dengan lebar satu meter dan panjang enam meter.

Berdasarkan denah yang dibuat Badan Pertanahan Nasional (BPN) kontrakan rumah Eko berkode 00231 dengan 78 meter persegi.

Sementara rumah yang memberikan akses jalan tepat di belakang rumah Eko dari keluarga Alm Imas itu memiliki kode 00229.

Eko menjelaskan dari surat yang dikeluarkan BPN Kota Bandung itu, akses jalan dimilikinya itu berdasarkan dari denah BPN yang diarsir, sekarang beralih fungsi menjadi rumah lantai dua milik Rohanda.

Permasalahan muncul rumah Eko ketika rumah kontrakan Rahmat dengan kode 00237 yang berada tepat di depan rumah Eko dan Kontrakan milik yana dengan kode 03957 yang berada di samping kanan rumah Eko membangun berbarengan tahun 2016 sehingga Eko tak lagi memiliki akses jalan.

Rumah Eko Purnomo yang terkepung rumah tetangga
Rumah Eko Purnomo yang terkepung rumah tetangga (Tribun Jabar)
Denah Rumah Eko Purnomo yang dikepung oleh rumah tetangga
Denah Rumah Eko Purnomo yang dikepung oleh rumah tetangga (Tribun Jabar)

Sementara itu dari pihak Eko yang sekarang mempunyai akses jalan baru, merasa tidak puas dan haknya yang belum dimiliki seratus persen.

Eko mengatakan harusnya yang memberikan akses jalan itu Rohanda yang ada di surat BPN, bukan orang lain.

"Mengacu surat dari denah BPN harusnya Bu Rohanda yang memberikan akses jalan, bukan dari oranglain, tapi saya terima saja karena yang memberikan akses jalan itu (keluarga Alm Imas) dengan ikhlas memberikannya," ujar Eko saat ditanya Tribun Jabar melalui sambungan telepon, Kamis (20/9/2018).

Eko menegaskan dirinya akan tetap menjual rumah itu tetapi haknya itu harus terpenuhi 100 persen, dan jalan gang dari denah BPN yang diarsis itu dikembalikan sesuai fungsinya.

Selanjutnya Eko akan menunggu perkembangan di lapangan, jika pihak keluarga Rohanda masih tetap di situ, Eko pun akan melanjutkan kasus ini ke ranah pengadilan.(*)

Gang menuju rumah Pak Eko, di Kelurahan Pasirjati, Kec Ujungberung, Kota Bandung, tertutup bangunan rumah.
Gang menuju rumah Pak Eko, di Kelurahan Pasirjati, Kec Ujungberung, Kota Bandung, tertutup bangunan rumah. (Tribun Jabar/Syarif Pulloh Anwari)
Penulis: Syarif Pulloh Anwari
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved