Pengaktifan Kembali Jalur Kereta Api Miliki Banyak Keuntungan Seperti Ini
Pengaktifan kembali jalur kereta api di Jawa Barat, dipastikan memiliki keuntungan bagi banyak orang.
Penulis: Hakim Baihaqi | Editor: Theofilus Richard
Laporan wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pengaktifan kembali jalur kereta api di Jawa Barat, dipastikan memiliki keuntungan bagi banyak orang.
Hal itu disampaikan Kepala PT KAI Daerah Operasi 2 Bandung, Saridal, kepada wartawan saat meninjau Stasiun Garut di Kabupaten Garut, Rabu (19/9/2018).
Satu di antara keuntungannya adalah berpotensi membangkitkan industri pariwisata, karena adanya kemudahan akses.
"Kami bekerja untuk masyarakat Jawa Barat, untuk mendapat kemudahan berpergian," ujarnya.
Saridal mengatakan, adanya Pengaktifan kembali jalur kereta api yang telah ditutup ini, akan mempercepat waktu tempuh dan menghindari kemacetan.
"Contoh saja, orang dari Bandung ke Garut harus berapa jam, bisa jadi lebih dari 2 jam, menggunakan kereta dipastikan akan lebih singkat," katanya.
Ribuan Warga Lepas Arak-arakan Kepala Daerah Setelah Dilantik di Gedung Merdeka Bandung https://t.co/prYsiYN4Hj lewat @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) September 20, 2018
• Dadi Setengah Abad Mengabdi sebagai Anggota Linmas, Kemana-mana Pakai Sepeda Butut
Diberitakan sebelumnya, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, akan membangun lintasan kereta api di wilayah Jalur Selatan. Hal tersebut dilakukan agar Jawa Barat seperti negara di di Eropa.
Negara di Eropa, Ridwan Kamil menyebutkan, semua wilayah terhubung dengan lintasan kereta api, sekaligus akan menghidupkan ekonomi dan pariwisata di Jawa Barat.
Dari data yang berhasil dihimpun, selain jalur Stasiun Rancaekek-Jatinangor-Tanjungsari, Jalur Stasiun Cibatu-Garut-Cikajang, Stasiun Bandung-Ciwidey, dan Stasiun Banjar-Pangandaran-Cijulang, akan kembali diaktifkan.
Manajer Humas PT KAI Daop 2 Bandung, Joni Martinus, mengatakan, yang saat ini masih dalam proses pengerjaan adalah Jalur Sukabumi-Cianjur-Bandung. Nantinya ada kereta api dari arah Jakarta, tidak hanya melintasi Purwakarta saja.
"Kami optimis, karena ini sudah menjadi program pemerintah pusat dari kementerian, tetapi perlu waktu, tidak serta merta membangun begitu saja," kata Joni.
Selain jalur Sukabumi-Cianjur-Bandung, PT KAI juga sedang memetakan jalur Cibatu-Garut pun dan mendata jumlah bangunan yang berada di atas jalur kereta api tersebut.
"Nanti akan ada sosialisasi dan dilakukan penertiban," katanya.
• 6 Fakta Rebutan Kursi Wagub DKI Jakarta, M Taufik Klaim Ditunjuk Gerindra, PKS Kesal Tak Terima
• Warga di Tarogong Kaler Garut Berang, Sumber Air dan Kolam Ikannya Tercemar Kotoran Sapi