Amalan Puasa Tahun Baru Islam 1 Muharram 1440 H, Benarkah Hapus Dosa 50 Tahun?

Banyak amalan yang dianjurkan untuk menyambut datangnya tahun baru Islam 1 Muharram 1440 Hijriah.

Amalan Puasa Tahun Baru Islam 1 Muharram 1440 H, Benarkah Hapus Dosa 50 Tahun?
TRIBUN JABAR/MEGA NUGRAHA
ILUSTRASI --- Pelajar berpawai obor sambut 1 Muharam dari Jalan Veteran hingga Kalan RE Martadinata Purwakarta, Selasa (13/10/2015) malam. 

Dengan demikian, maka pengkhususan akhir tahun dan awal tahun dengan puasa termasuk amalan yang tidak dicontohkan oleh Rasulullah.

Demikian juga ritual-ritual serupa yang tidak ada dalilnya, seperti do’a awal dan akhir tahun.

Syaikh Bakr bin Abdillah Abu Zaid berkata dalam Tashihud Dua: “Tidak ada dalam syari’at ini sedikit pun do’a atau dzikir untuk awal tahun.

Manusia zaman sekarang banyak membuat bid’ah berupa do’a, dzikir, demikian pula puasa awal tahun baru, menghidupkan malam pertama bulan Muharram dengan shalat, dzikir atau do’a, puasa akhir tahun, dan sebagainya yang semua ini tidak ada dalilnya sama sekali!!”.

Doa Awal Tahun

Soal doa awal tahun ada banyak pendapat, di antaranya keterangan yang disampaikan oleh Sayid Utsman bin Yahya dalam Maslakul Akhyar, Rasulullah SAW membaca doa ini di awal tahun.

Doa awal tahun ini dibaca sebanyak tiga kali dan baiknya dibaca di malam 1 Muharram.

Berikut doanya:

Doa awal tahun (Nu.or.id)
Allâhumma antal abadiyyul qadîmul awwal. Wa ‘alâ fadhlikal ‘azhîmi wa karîmi jûdikal mu‘awwal. Hâdzâ ‘âmun jadîdun qad aqbal. As’alukal ‘ishmata fîhi minas syaithâni wa auliyâ’ih, wal ‘auna ‘alâ hâdzihin nafsil ammârati bis sû’I, wal isytighâla bimâ yuqarribunî ilaika zulfâ, yâ dzal jalâli wal ikrâm.

Artinya:

Halaman
123
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved