Refly Harun Dicopot karena Sering Kritik Pemerintah? Menteri BUMN Beri Tanggapan Ini

Kemudian Refly Harun mengaku sering mengkritik tersebut sesuai dengan tugasnya sebagai pengamat tata negara yang punya tanggung jawab sosial.

ferdinand waskita/tribunnews.com
Refly Harun 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA- Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Jasa Marga (Persero), Refly Harun dicopot sebagai Komisaris Utama per 5 September 2018.

Kabarnya, pencopotan Refly Harun ini karena kerap mengkritik pemerintahan Joko Widodo.

Menanggapi hal tersebut, Refly Harunmengaku netral terhadap politik Indonesia, tak memihak kepada kubu manapun.

"Tanya ke yang mengganti. Kalau saya sudah bilang, pandangan politik saya netral," kata Refly Harus saat dihubungi media, Jumat (7/9/2018).

Kemudian Refly Harun mengaku sering mengkritik tersebut sesuai dengan tugasnya sebagai pengamat tata negara yang punya tanggung jawab sosial.

Erick Thohir Resmi Jadi Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Maruf Amin, Jokowi Beri Banyak Pujian

Peserta Indonesian Idol Junior Ini Buat Rizky Febian Terpukau, Maia pun Tawarkan Taaruf dengan Dul

Selama menjabat sebagai Komisaris Utama di Jasa Marga, ia mengaku mengusung tanggung jawab untuk tetap berusaha membawa perusahaan penguasa jalan tol di Indonesia itu memenuhi seluruh program kerja.

"Saya bekerja. Pertama, sebagai pengamat tata negara akademis, saya juga punya tanggung jawab sosial. Kedua, sebagai komisaris juga punya tanggung jawab perusahaan dan akan melakukan sebaik-baiknya," kata Refly Harun.

Sebelumnya, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini Soemarno, menampik pencopotan Refly berkaitan dengan kritik yang dilakukan Refly ke pemerintah.


"Enggak ada itu, kalau sering mengkritik dari dulu juga terus-terusan, kenapa baru sekarang (diberhentikan)," ujar Rini di Istana Kepresidenan Bogor, Jumat (7/9/2018).

Meski dicopot dari Komisaris Utama Jasa Marga, Refly Harun tetap diberi kesempatan untuk mengelola BUMN lainnya, yaitu PT Pelindo I (Persero).

Menurut Rini Soemarno, Refly Harun yang ‎memahami bidang hukum sangat diperlukan Pelindo I dalam menyelesaikan persoalan hukum ke depan.

‎"Kami juga butuh orang hukum di kita, di aktivitas di Sumatera," ucap Rini Soemarno. (Apfia Tioconny Billy)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul "Benarkah Refly Harun Dicopot sebagai Komut Jasa Marga karena Sering Kritik Pemerintah"

Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved