Ada Acara Jalan Sehat Hadirkan Neno Warisman dan 3 Acara Besar Lain, Polres Solo Gelar Apel Akbar
Besok ada Jalan Sehat Warga Solo Indonesia Berdaulat, hadirkan Neno Warisman, Polres Solo gelar apel akbar.
TRIBUNJABAR.ID, SOLO - Polresta Solo akan menggelar apel pasukan pengamanan besok Sabtu (8/9/2018) pagi.
Apel diadakan untuk mempersiapkan pengamanan empat acara yang dilaksanakan bersaman di kawasan lapangan Kottabarat pada Minggu (9/9/2018) pagi.
Yakni Jalan Sehat Warga Solo untuk Indonesia Berdaulat, upacara ASN Pemkot Solo dalam peringatan Hari Olah Raga Nasional (Haornas), Pekan Olah Raga Warga Solo (Porwaso), dan kirab atlet Jawa Tengah yang berlaga di Asian Games 2018.
Kapolresta Solo, Kombes Pol Ribut Hari Wibowo, menyampaikan, besok akan digelar apel pasukan pengamanan.
• Disebut yang Menjodohkan Ahok, Djarot Saiful Hidayat: Pak Pras Ngaco, Dia Itu Mak Comblangnya
"Besok apel, yang terpenting menjaga keamanan dan kenyamanan Kota Solo (Minggu nanti)," jelasnya ditemui Jumat (7/9/2018) sore.
Disinggung soal perizinan kegiatan jalan sehat yang rencananya menghadirkan Neno Warisman, Ribut enggan berkomentar banyak.
Pihaknya mengaku masih melakukan koordinasi agar seluruh kegiatan masyarakat berjalan aman dan nyaman tanpa ada gangguan.
Kata dia, tugas kepolisian untuk berfokus mengamankan semua aktivitas masyarakat.
• Erick Thohir Datangi Posko Cemara Jelang Pengumuman Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Maruf Amin
"Pada prinsipnya kepolisian mengamankan semua aktivitas kegiatan masyarakat, nanti akan ada titik temu agar semuanya berlangsung aman dan nyaman," papar dia.
Sebelumnya, Polresta Solo telah melayangkan surat untuk tidak memberi izin kepada panitia jalan sehat menggelar acara.
Panitia dianggap tidak memenuhi persyaratan dalam kegiatan yang sarat akan keramaian menimbulkan gesekan seperti yang tertuang dalam PP 60 Tahun 2017 karena menghadirkan ribuan massa.
Bahkan penolakkan juga timbul dari ormas, kelompok masyarakat, dan komunitas agar acara batal digelar.
Diberitakan juga, panitia jalan sehat memastikan kegiatan itu tetap akan digelar pada 9 September 2018 mendatang, hari Minggu pagi.
Hal itu ditegaskan oleh Koordinator Panitia Jalan Sehat, Endro Sudarsono, saat jumpa pers di Masjid Baitussalam Tipes, Serengan, Solo, Kamis (6/9/2018) siang.
• Cara Akses WhatsApp Tanpa Kuota Internet, Kamu Bisa Chatting Gratis di Mana Pun
Dirinya menganggap kegiatan yang akan menghadirkan dua aktivits #2019gantipresiden, Neno Warisman dan Ahmad Dhani, itu tak perlu izin dari pihak kepolisian.
Melainkan cukup dengan pemberitahuan ke polisi, sesuai UU No 9 tahun 1998, dan selaras dengan Informasi Telegram Kabaintelkam Mabes Polri.
"Melalui informasi Telegram Mabes Polri nomor: 1852/Vlll/2018 tanggal 30 Agustus 2018 diperoleh informasi bahwa #gantipresiden2019 merupakan bentuk giat (kegiatan, Red) penyampaian pendapat dimuka umum," katanya saat jumpa pers di Masjid Baitussalam Tipes, Kamis (6/9/2018) siang.
"Sebagaimana diatur dalam UU no 9 tahun 1998 yang wajib diberitahukan secara tertulis kepada Polri," ujarnya kepada TribunSolo.com.
Dalam surat telegram yang disebarkan Polri sendiri telah disebutkan ada empat aksi dukungan capres yang perlu mendapatkan atensi yaitu #2019GantiPresiden, #2019TetapJokowi, #Jokowi2Periode dan #2019PrabowoPresiden.
• 6 Hal Penting Terkait Pendaftaran CPNS 2018, Siap-siap untuk 19 September 2018
Untuk #2019GantiPresiden dinyatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk penyampaian pendapat di muka umum sebagaimana diatur dalam Undang-undang Nomor 9 Tahun 1998 yang wajib diberitahukan secara tertulis kepada Polri.
Penyelenggara aksi #2019GantiPresiden pun dinyatakan wajib serta bertanggung jawab pada lima hal.
Yakni menghormati hak-hak orang lain, menghormati aturan-aturan moral yang diakui hukum, menaati hukum dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Selain itu menjaga dan menghormati keamanan dan ketertiban umum, serta menjaga keutuhan persatuan dan kesatuan bangsa.
Sehingga pihak panitia menganggap bahwa dengan adanya peraturan tersebut, pihaknya merasa cukup dengan pemberitahuan secara tertulis.
"Dengan demikian penjelasan Panitia Jalan Sehat Warga Solo secara prosedur dan administrasi tidak perlu dipermasalahkan lagi," katanya menegaskan.
"Karena mengacu pada UU no 9 tahun 1998 dan sudah selaras dengan isi Telegram Mabes Polri," ujarnya.
Dengan mempertimbangkan hal-hal tersebut, pihaknya mengatakan bahwa acara Jalan Sehat Warga Solo untuk Indonesia Berdaulat tetap dilaksanakan.
"Tetap akan kami laksanakan pada hari Minggu 9 September 2018 (di Lapangan Kottabarat)," katanya.
Pihaknya mengaku telah memberitahukan kegiatan tersebut kepada Kapolsek Banjarsari dan Kapolresta Surakarta pada 17 Agustus 2018.
Nantinya dalam acara itu juga akan digelar penyampaian aspirasi masyarakat kepada pemerintah.
Di antaranya yakni meminta agar pemerintah menurunkan harga BBM, Sembako, dan listrik. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribunsolo.com dengan judul Jelang Pelaksanaan Jalan Sehat Neno Warisman, Polresta Solo Bakal Gelar Apel Pasukan Sabtu Besok
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/neno-warisman_20180702_145810.jpg)