Polda Jabar Klaim Kota Bandung Aman dari Aksi Begal
"Kalau melawan, membahayakan petugas maka kami lakukan tindakan tegas, jadi tidak perintah tembak di tempat," ujar dia.
Penulis: Mega Nugraha | Editor: Yudha Maulana
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha Sukarna
TRIBUNJABAR.ID,BANDUNG - Kapolda Jabar Irjen Pol Budi Maryoto menegaskan Kota Bandung aman dari ancaman pembegalan. Ia menampik Kota Bandung rawan begal.
"Kejadian begal kalau marak enggak, data menunjukan kejahatan turun 20 persen apalagi pelaksanaan Asian Games kami lakukan kegiatan kepolisian yang ditingkatkan," ujar Kapolda di Jalan Soekarno-Hatta Bandung, Kamis (6/9/2018).
Ia mencontohkan, kasus kejahatan di Jabar biasanya mencapai 70-80 kasus. Saat ini, selama Asian Games menjadi 50 kasus saja. Polda Jabar kata dia, memastikan polisi selalu hadir di tengah masyarakat.
"Artinya turun, saya pastikan Bandung. Hanya ini kemarin ada kasus mmenonjol karena caranya melakukan sadis, maka polisi atensi untuk mengungkap dan terungkap dua pelaku (Aminatus Solihin dan Yonas Aditya)," ujar Agung.
• Kondisi Fisik Belum Pulih, Atalia Kamil Tetap Setia Dampingi Suami pada Sertijab Gubernur Jabar
• Fans Ridwan Kamil Sambut Kedatangan Gubernur Jabar Baru di Gedung Sate
• Mario Gomez Bawa Kabar Buruk Usai Laga Uji Coba Persib vs Tim Porda Kota Bandung
Ia tidak mengintruksikan anggotanya menembak mati pembegalan. Polri melakukan tindakan hukum, sesuai dengan ancaman membahayakan dirinya, atau masyarakat.
"Kalau melawan, membahayakan petugas maka kami lakukan tindakan tegas, jadi tidak perintah tembak di tempat," ujar dia.
Kemarin, Polda Jabar mengungkap kasus pembegalan dengan korban Shanda Puti Denata dan Eva Aprilia di Jalan Cikapayang pada Kamis (30/8/2018) dini hari. Shanda meninggal dunia pada Jumat (31/8/2018) dini hari setelah kritis selama kurang lebih 20 jam.
Dua pelaku ditangkap bernama Aminatus dan Yonas. Aminatus terpaksa ditembak mati karena melarikan diri saat hendak ditangkap.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/kapolda-jabar-irjen-pol-agung-budi-maryoto_20180604_074827.jpg)