Senin, 13 April 2026

Pilpres 2018

Deddy Mizwar Tetap Petinggi Demokrat dan Akan Hadir di HUT Demokrat 9 September 2018

Deddy Mizwar tetap menjabat sebagai Ketua Majelis Pertimbangan Daerah (MPD) Jawa Barat, meski dia menyeberang ke kubu Joko Widodo-Ma'ruf Amin

TRIBUN JABAR/M SYARIF ABDUSSALAM
Deddy Mizwar bersama jajaran DPD Partai Demokrat Jabar menggelar pertemuan di Kantor DPD Partai Demokrat Jabar di Jalan Sutami Kota Bandung, Kamis (30/8). Seusai rapat tersebut, Deddy Mizwar enggan berbicara banyak. 

TRIBUNJABAR.DI, BANDUNG - Deddy Mizwar tetap menjabat sebagai Ketua Majelis Pertimbangan Daerah (MPD) Jawa Barat, meski dia menyeberang ke kubu Joko Widodo-Ma'ruf Amin dalam Pilpres 2018.

Keputusan itu diketahui setelah DPD Partai Demokrat Jawa Barat melakukan rapat yang menghadirkan langsung Deddy Mizwar, Kamis (30/8/2018).

Ketua DPD Partai Demokrat Jabar, Irfan Suryanagara mengatakan dalam rapat tersebut Deddy Mizwar masih tercatat sebagai Ketua MPD Partai Demokrat Jabar dan akan menghadiri acara Hari Ulang Tahun Partai Demokrat pada 9 September 2018.

Irfan tidak menampik bahwa dalam beberapa hari ini tersiar berita bahwa Deddy Mizwar ditunjuk menjadi juru bicara Jokowi-Maaruf.

Bonus Atlet Asian Games Cair Pekan Depan, Ini Besaran Bonusnya

Padahal Partai Demokrat dengan jelas mendukung pasangan Prabowo-Sandi di Pilpres 2019.

"Deddy Mizwar fatsun dengan seluruh anggaran dasar dan aturan Partai Demokrat, sebagai Ketua Majelis Pertimbangan Daerah Partai Demokrat Jabar," ujarnya.

Irfan mengatakan tidak mau berandai-andai Deddy Mizwar menjadi juru bicara pasangan lawan. Irfan mengatakan jika seorang kader tidak searah dengan partai, maka akan dikenakan sanksi dari mulai teguran sampai pencopotan keanggotaan.

Tak Lagi Dukung Cristiano Ronaldo, Sergio Ramos Pilih Rekan Setimnya untuk Raih Ballon dOr 2018

"Sampai saat ini tidak ada surat keputusan bahwa Deddy Mizwar adalah juru bicara Jokowi-Maruf. Kalau yang nawarin jadi ini itu ya banyak, karena Deddy Mizwar mendapat suara yang besar di Pilgub Jabar 2018," ujarnya.

Sebelumnya, Deddy Mizwar mengatakan akan menjadi juru bicara pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Padahal, Deddy Mizwar tercatat sebagai kader dan juga salah satu pendiri Partai Demokrat, partai yang pada Pilpres 2019 mendukung pasangan Prabowo-Sandiaga Uno.

"Kita tunggu saja, fiks insyaallah (menjadi juru bicara Jokowi-Ma'ruf)," ujar mantan Wakil Gubernur Jabar tersebut, Selasa (28/8/2018).

Deddy Mizwar mengatakan belum bisa menjelaskan secara rinci mengenai alasannya menjadi juru bicara pasangan Jokowi-Ma'ruf. Sebab, katanya, secara teknis hal ini masih dalam pembahasan.

Ini Pelatihan yang Harus Dijalani Wewey Wita Selama di PPLP Jabar

Deddy Mizwar mengatakan masih menunggu perkembangan sampai penetapan pasangan calon presiden dan calon wakil presiden oleh KPU RI. Dirinya tidak khawatir keputusannya tersebut akan menuai kontra karena sudah meminta izin kepada pengurus pusat Partai Demokrat.

"Masih dalam pembahasan. Dan saya juga sebelumnya sudah ngobrol dengan Hinca Panjaitan (Sekjen Partai Demokrat). Silakan tanyakan rincinya ke dia. Mudah-mudahan ini sebuah kabar baik," katanya.

Menurut Deddy, tidak ada yang tidak mungkin dalam berpolitik, termasuk masalah keanggotaannya di Partai Demokrat. Asalkan memiliki tujuan baik, bisa saja hal tersebut dilaksanakan.

Ramuan Tradisional untuk Sembuhkan Kista Tanpa Operasi, Segera Catat Resepnya!

"Kenapa mesti kaget segala. Kalau saya kira baik, kenapa tidak saya jalankan. Resminya sih nanti menunggu tanggal penetapan calon. Kita tunggu aja," katanya.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved