Bencana Kemarau

Puluhan Petani di Desa Jamblang Cirebon Beralih Profesi Menjadi Pembuat Batu Bata [VIDEO]

Keringnya lahan persawahan di Desa Jamblang, Kecamatan Jamblang, Kabupaten Cirebon tak membuat...

Penulis: Siti Masithoh | Editor: Dicky Fadiar Djuhud

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Siti Masithoh

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Keringnya lahan persawahan di Desa Jamblang, Kecamatan Jamblang, Kabupaten Cirebon tak membuat puluhan petani kehabisan cara untuk menghasilkan uang.

Seminggu setelah panen padi kedua, mereka memanfaatkan lahan kering untuk membuat batu batu.

Puluhan petani tampak sedang membuat proses pembuatan batu bata di setiap lahannya.

Ada yang sedang mencangkul, ada yang sedang menjemur batu bata, hingga ada yang sedang membakar batu bata.

Ukuran batu bata tersebut ada dua, batu bata berukuran panjang 27 sentimeter dan berukuran 26 sentimeter. Lebarnya batu bata tersebut sama, yaitu 13 sentimeter.

Batu bata yang dibuat puluhan petani di sana memiliki dua kualitas, ada kualitas baik dan kualitas sedang.

Cirinya, batu bata berkualitas bagus tidak mudah pecah jika jatuh dan dibanderol Rp 900 ribu per 1000 bata.

Sedangkan batu bata kualitas sedang, teksturnya lebih rapuh dibanding yang kualitas bagus. Harganya dibanderol Rp 750 ribu per 1000 bata.

Perajin di sana sudah melakukan tradisi beralih profesi itu sejak beberapa tahun yang lalu.

Namun, keuntungannya dianggap hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved