Guncang Penonton di Bandung, Lagu 'Di Udara' Efek Rumah Kaca Bergema
Sekira ratusan penonton mulai dari remaja hingga dewasa tumpah ruah di Teater Terbuka Dago Tea House, Kota Bandung, Rabu (29/8/2018) malam.
Penulis: Ery Chandra | Editor: Theofilus Richard
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ery Chandra
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Sekira ratusan penonton mulai dari remaja hingga dewasa tumpah ruah di Teater Terbuka Dago Tea House, Kota Bandung, Rabu (29/8/2018) malam.
Mereka menikmati saat lagu yang berjudul 'Di Udara' dimainkan sebelum lagu penutup konser band Efek Rumah Kaca.
Konser yang bertajuk 'Bandung Konser Lagi', berlangsung meriah.
Para penggemar band indie asal Jakarta yang digawangi oleh Cholil Mahmud dan kawan-kawan itu pun tampak bergoyang mengikuti irama lagu dan musik yang ditampilkan. Lagu 'Di Udara' seolah mengobati kerinduan anak-anak muda Kota Bandung akan Efek Rumah Kaca.
Bahkan kala vokalis band, Cholil Mahmud, melantunkan lagu 'Di Udara', yang merupakan penghormatan terhadap aktivis hak asasi manusia almarhum Munir, mayoritas anak-anak muda turut larut bernyanyi bersama.
Penyebab Meninggalnya Anak Ketiga Ahmad Albar Masih jadi Tanda Tanya, Usianya Baru 34 Tahun https://t.co/oUrGYq6AM7 via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) August 30, 2018
• Dengan Alunan Mendayu, Konser Tur Rumah Kaca Pukau Penonton Milenial di Bandung
"Ku bisa tenggelam di lautan. Aku bisa diracun di udara. Aku bisa terbunuh di trotoar jalan. Tapi aku tak pernah mati. Tak akan berhenti," ujar Cholil bernyanyi seraya diikuti oleh ratusan penonton, di Teater Terbuka Dago Tea House, Kota Bandung, Rabu (29/8/2018) malam.
Bahkan penonton pun dibuat hanyut saat lagu bergema dinyanyikan dibawah kelap-kelip sinar lampu sorot panggung.
Sambil melantunkan lagu, penonton mengangkat dan menepuk tangannya.
Seusai menyanyikan lagu, Cholil berulang kali mengucapkan rasa terima kasih banyak atas antusias penonton yang telah hadir menyaksikan penampilan Efek Rumah Kaca di Kota Bandung.
"Sekali lagi terima kasih banyak buat semua yang telah hadir," ujar Cholil seraya tersenyum.
• Jokowi-Prabowo Berpelukan, 2019 Adalah Pertarungan Tapi Pertarungan yang Tak Melukai
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/efek-rumah-kaca_20180830_162538.jpg)