Marka Jalan Garis Berbiku Belum Efektif Menekan Pelanggaran Parkir di Bahu Jalan

Marka jalan garis berbiku belum efektif untuk menekan pelanggaran pengendara yang parkir di bahu jalan.

Marka Jalan Garis Berbiku Belum Efektif Menekan Pelanggaran Parkir di Bahu Jalan
Istimewa
Anggota Dishub Kota Cimahi Berjaga di area Marka Jalan Berbiku-biku. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - Marka jalan garis berbiku belum efektif untuk menekan pelanggaran pengendara yang parkir di bahu jalan.

Hal itu disampaikan Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Cimahi, Endang saat ditemui di Kompleks Perkantoran Pemkot Cimahi, Selasa (28/8/2018).

Hingga saat ini, masih ada pengendara roda empat yang masih parkir di bahu jalan, meskipun sudah dipasang marka jalan berbiku-biku.

"Apalagi di Jalan Gandawijaya dan Jalan Dustira. Kalau mau ada penertiban baru kosong yang parkir, jadi masih kucing-kucingan. Tapi kita selalu coba lakukan patroli," ujarnya 

Menurut Endang, hal tersebut dikarenakan masih banyak masyarakat Kota Cimahi yang belum tahu fungsi marka garis berbiku-biku tersebut.

Untuk itu, Dishub Kota Cimahi selalu menyosialisasikan di setiap kesempatan agar masyarakat tak merasa aneh dengan adanya marka tersebut.

"Saya kira yang di (lingkungan) Pemerintah Kota Cimahi juga belum semuanya tahu apa fungsi dari marka itu. Jadi setiap ada kegiatan Dishub selalu diselipkan sosialisasi marka itu," katanya.

Ribuan Mahasiswa Baru UPI Deklarasikan anti-Sontek, Narkoba, dan Radikalisme

Jonatan Christie Tahu Kondisi Lawannya di Final Sebelum Pertandingan Hanya dari Jabat Tangan

Diberitakan sebelumnya, Dinas Perhubungan Kota Cimahi saat telah memasang marka jalan berbiku-biku dengan cat berwarna kuning di sejumlah ruas jalan Kota Cimahi sebagai penegasan dilarang parkir bagi pengendara roda empat maupun pengendara roda dua.

Garis berbiku itu memiliki panjang sekira setengah meter dan memiliki lebar sekira 10 centimeter yang telah dipasang di Jalan Mahar Maranegara, Jalan Leuwigajah, Jalan Dustira dan Jalan Gandawijaya.

Marka yang dibuat menelan biaya Rp 230 juta itu diharapkan dapat menekan angka pelanggaran parkir di bahu jalan.

Rencananya, Dishub Kota Cimahi akan menambah pembuatan marka jalan berbiku-biku di ruas jalan lain yang kerap terjadi kemacetan karena parkir yang tak beraturan.

"Untuk sekarang dioptimalkan dulu yang ada, termasuk melakukan inventarisasi rambu jalan lain yang rusak," kata Endang.

Ngatiyana Ajak Warga Cimahi Gemar Makan Ikan

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved