Banyak ASN 'Neduh dan Rumpi' Selama Upacara Peringatan Kemerdekaan, Begini Kata Pj Bupati Sumedang

Namun Sumarwan menegaskan bahwa ASN yang kedapatan berteduh saat Upacara Peringatan Kemerdekaan RI tidak akan mendapat sanksi.

Banyak ASN 'Neduh dan Rumpi' Selama Upacara Peringatan Kemerdekaan, Begini Kata Pj Bupati Sumedang
Tribun Jabar/Seli Andina Miranti
ASN Sumedang memilih berteduh dan mengobrol selama upacara peringatan kemerdekaan berlangsung 

Laporan wartawan Tribun Jabar, Seli Andina

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Puluhan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mengikuti Upacara Peringatan HUT ke-73 RI di Alun-alun Kabupaten Sumedang kedapatan berteduh di bawah pohon rindang, Jumat (17/8/2018).

Tak sedikit ASN berseragam korpri itu duduk-duduk sambil berbincang dengan temannya ataupun bermain ponsel di bawah bayangan pohon, padahal upacara masih berlangsung.

Ditemui Tribun Jabar di depan Museum Prabu Geusan Ulun, Pj Bupati Sumedang, Sumarwan Hadisoemarto, mengatakan banyaknya ASN yang 'tak sudi' berpanas-panasan saat upacara merupakan insidental saja.

Sumarwan mengatakan, kemungkinan para ASN tersebut berteduh karena tidak sengaja, efek kondisi panas terik saat mengikuti upacara.

Warga Berebut Hadiah di 35 Batang Pohon untuk Panjat Pinang, Berlomba Sekaligus Silaturahmi

"Seharusnya sih, kalau betul-betul menyadari berarnya perjuangan dulu, kalau hanya dijemur seperti ini mah kecil," ujar Sumarwan.

Sumarwan melanjutkan, pihaknya akan mengimbau melalui Kepala UPD instansi masing-masing agar hal seperti itu tidak kembali terulang.

Namun Sumarwan menegaskan bahwa ASN yang kedapatan berteduh saat Upacara Peringatan Kemerdekaan RI tidak akan mendapat sanksi.

"Tidak lah, teguran saja, kita persuasif, berikan pengertian," ujar Sumarwan.

Selama upacara, barisan ASN memang nampak 'sepotong' saja, karena di bagian belakang barisan, para ASN memilih untuk berteduh bahkan duduk-duduk di bawah rindangnya pohon di Alun-alun Kabupaten Sumedang.

Sementara itu, para siswa nampak berbaris rapi si bawah terik matahari, tak sedikit siswa yang terpaksa dibopong petugas kesehatan karena merasa pusing.

"Pusing, panas, tadi belum sempat sarapan," ujar Dewi Nuraini (13), siswa peserta upacara.

Namun, setelah merasa baikan, para siswa segera kembali ke barisan dan kembali mengikuti upacara.

Penulis: Seli Andina Miranti
Editor: Yudha Maulana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved