Pileg 2019
Mundur dari Pileg dan Dikaitkan Posisi Cawagub DKI, Ini Jawaban Aher
Ahmad Heryawan menyatakan pengunduran dirinya dari pencalonan anggota DPR RI di Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 tidak berkaitan dengan peluang dirin
Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam | Editor: Theofilus Richard
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhammad Syarif Abdussalam
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Ahmad Heryawan menyatakan pengunduran dirinya dari pencalonan anggota DPR RI di Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 tidak berkaitan dengan peluang dirinya menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta, menggantikan Sandiaga Uno.
Gubernur ke-15 Jawa Barat itu mengatakan bahwa keikutsertaannya dalam Pileg 2019 adalah perintah partainya, PKS. Kemudian pria yang akrab disapa Aher ini menurutinya dengan mengumpulkan berbagai berkas untuk pendaftaran.
Pada Selasa malam (31/7/2018), Aher dihubungi oleh Wasekjen DPP PKS, Abdul Hakim, untuk mengundurkan diri dari pencalonan Pileg 2019.
Alasannya saat itu, ada penugasan khusus dari DPP PKS untuknya.
Aher mengatakan penugasan yang dimaksud saat itu berkaitan dengan Pilpres 2019, saat dirinya berpeluang menjadi calon wakil presiden untuk Prabowo Subianto.
• Pasal Ini yang Mungkin Dikenakan Kepada Ustaz Evie Effendi
• Kisah Si Atlet Kembar Lena-Leni, Cari Sepatu Bekas dari Tumpukan Sampah untuk Latihan Sepak Takraw
Komisi Pemilihan Umum (KPU) melarang bakal calon legislatif merangkap sebagai bakal calon presiden atau wakil presiden.
"Bisa jadi dalam rangka itu (ditunjuk jadi calon wakil presiden mendampingi Prabowo). Saat itu kan masih ada kemungkinan kader PKS maju jadi cawapres," kata Aher di rumah kontrakannya di Kecamatan Hegarmanah, Senin malam (13/8/2018).
Namun, kata Aher, momentum tersebut telah berakhir dan Aher tidak menjadi calon wakil presiden, maupun calon legislatif. Pasalnya, Prabowo bersama partai koalisi sepakat memilih Sandiaga Uno sebagai cawapres.
Aher mengatakan dirinya enggan berandai-andai jika ditugaskan sebagai calon wakil gubernur pengganti Sandiaga Uno. Ia mengaku tidak mengetahui rencana atau kemungkinan tersebut.
"Kalau dikaitkan dengan DKI Jakarta saya tidak tahu. Belum dapat informasinya. Saya juga tidak mau berandai-andai," ujarnya.
• Bek Persib Bandung Sebut PSKC Cimahi Punya Motivasi Berlipat
Aher mengatakan dirinya hanya akan mengikuti instruksi pengurus partai seperti yang dijalaninya selama ini.
"Selama ini saya bekerja sesuai dari penugasan partai. Jadi caleg saya ikuti, diperintah jadi cagub sudah dua kali, alhamdulillah menang. Kalau dihitung-hitung udah 20 tahun saya mengikuti instruksi partai. Dari umur 33 tahun sampai 52 tahun," tuturnya kemudian tertawa.
Aher juga mengatakan bahwa ia sedang menikmati hari-hari tanpa jabatan publik yang mengikat. Dirinya pun mengatakan tidak pernah mengalami post power syndrome.
Sebelumnya diberitakan, Sandiaga Uno mengundurkan diri dari jabatan Wakil Gubernur DKI Jakarta, setelah ia menjadi bakal cawapres mendampingi Prabowo Subianto di Pilpres 2019.
Kursi jabatan Wagub DKI Jakarta yang kosong dikabarkan akan diberikan pada nama yang disepakati partai koalisi.
Tiga nama yaitu Mardani Ali Sera, Ahmad Heryawan, dan Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M. Taufik, disebut menjadi kandidat kuat pengganti Sandiaga Uno
• PSKC Punya Motivasi Lebih untuk Hadapi Persib Bandung, Apa Itu?
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/mantan-gubernur-jawa-barat-ahmad-heryawan-alias-aher-dan-istrinya-netty-prasetyani_20180615_100126.jpg)