Kekeringan
Irigasi Mulai Kering, Petani Terpaksa Sedot Air Pakai Mesin
Di Desa Panenjoan, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, musim kemarau mulai mempengaruhi irigasi milik warga.
Penulis: Seli Andina Miranti | Editor: Theofilus Richard
Laporan wartawan Tribun Jabar, Seli Andina
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Kekeringan rupanya tak hanya terjadi di Desa Cileunyi Wetan saja.
Di Desa Panenjoan, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, musim kemarau mulai mempengaruhi irigasi milik warga.
Air yang biasanya mengalir ke sawah warga lewat irigasi, kini mulai mengering dan tidak mengalir.
Menurut pantauan Tribun Jabar, Jumat (3/8/2018), beberapa wilayah di sawah di Desa Panenjoan tanahnya mulai mengering.
Hotman Paris Panas Lihat Petugas Imigrasi Ditampar Bule: Jaga Harga Diri Bangsa https://t.co/IvFugcNOHm via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) August 3, 2018
• Iriawan: Geopark Ciletuh-Palabuhanratu Harus Jadi Perhatian Dunia
• Dinasihati Hakim Agar Tak Gegabah, Nikita Mirzani Bersikeras Minta Cerai karena Ogah Tertular Virus
Para petani pun terpaksa menggunakan mesin diesel penyedot air untuk mendapatkan air bagi sawah mereka.
"Kalau tidak pakai mesin mah, airnya tidak akan sampai ke sawah, kering weh," ujar Mu'in (48), petani.
Mu'in mengatakan, kondisi tersebut sudah berlangsung sekira dua bulan.
Para petani pun terpaksa bergantian menggunakan mesin diesel agar padi mereka tak mati.
"Kalau kurang air, nanti akarnya kering, nanti mati padinya," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/sawah_20180803_105834.jpg)