Kuliner Bandung
VIDEO: Nongkrong di Coffee Toffee di Taman Cikapundung Bandung
BERMULA dari usaha sebuah booth kopi, Coffee Toffee semakin diminati pelanggannya hingga hadir dalam bentuk kafe...
Penulis: Putri Puspita Nilawati | Editor: Dicky Fadiar Djuhud
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Putri Puspita
"KAMI memiliki single origin, toraja kawesi, Bali Kintamani, Forest Van Java, Aceh Gayo, Lintong, dan Java Mocha," ujar Nabiel Akhmad, Head of Event and Community Coffee Toffee Indonesia saat dtemui di Coffee Toffee, Rabu (1/8/2018).
Disebutkannya, bermula dari usaha sebuah booth kopi, Coffee Toffee semakin diminati pelanggannya hingga hadir dalam bentuk kafe.
Sesuai tagline-nya yaitu I love Indonesian Coffee, Coffee Toffee menyajikan biji kopi arabika yang berasal dari Indonesia.
Nama Coffee Toffee memang bukan hal yang baru di Indonesia, coffee shop ini sudah memiliki 152 gerai di Indonesia.
Kali ini Coffee Toffee membuka gerai di Bandung, tepatnya di Jalan Siliwangi, samping Taman Cikapundung.
Nabiel mengatakan, jika coffee shop ini menyajijan enam jenis kopi yang spesial.
Biji kopi yang digunakan oleh Coffee Toffee diambil langsung dari petani dan di roasting sendiri.
Nama Coffee Toffee memang cukup mudah diingat dalam penyebutannya.
Makna dari nama ini adalah salah satu nama jenis minuman seperti di Itali.
"Di Italia biasanya ada minuman yang di pinggiran gelasnya dilumurin cokelat disebutnya toffee," ujar Nabiel.
Menariknya dari coffee shop ini adalah memadukan tiga unsur kekayaan Indonesia dalam logonya.
Adalah biji kopi, biji cokelat, dan daun teh yang menjadi logo Coffee Toffee.
Logo ini terdapat di setiap gelas yang disajikan kepada pelanggan.
Menu yang ditawarkan di coffee shop ini juga cukup murah yaitu Rp 20.000-29.000 untuk harga minumannya.
Sedangkan makanannya mulai dari Rp 39.000-45.000.
Coffee Toffee buka setiap Minggu - Kamis pukul 10.00-24.00 WIB dan Jumat- Sabtu pukul 10.00-02.00 WIB. (*)