Pemkab Cirebon Mendapat Program SLRT dari Pemerintah Pusat dan Pemprov Jabar

Pemkab Cirebon mendapat bantuan program SLRT dari pemerintah pusat dan pemerintah provinsi Jawa Barat untuk tiga kecamatan dan 50 desa

Penulis: Siti Masithoh | Editor: Dedy Herdiana
Tribun Jabar/Siti Masithoh
Wabup Cirebon Selly Andriany Gantina saat ditemui di kantor Bappelitbangda Kabupaten Cirebon, Senin (30/7/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Siti Masithoh

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Pemerintah Kabupaten Cirebon mendapat bantuan program Sistem Layanan Rujukan Terpadu (SLRT) dari pemerintah pusat dan pemerintah provinsi Jawa Barat untuk tiga kecamatan dan 50 desa.

Ketiga kecamatan tersebut yaitu Sumber, Dukupuntang, dan Mundu.

Yang sudah disepakati oleh Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) kabupaten Cirebon ditahun 2018 dan 2019 akan ada 10 kecamatan yang akan disinergikan.

Sejak Gempa 6,4 SR Kemarin, Hingga Hari Ini Lombok Diguncang 276 Gempa Susulan

Ini Rahasia di Balik Nikmatnya Sajian Kepiting Chef Epi

"Dengan sudah diberikannya (SLRT) ke 3 kecamatan dan 50 desa ini maka di anggaran murni 2019 nanti pemkab akan melakukan pendampingan," kata Wabup Cirebon Selly Andriany Gantina saat ditemui di kantor Bappelitbangda, Senin (30/7/2018).

Dari data kordinaor SLRT Jabar, progam tersebut bisa membantu Kabupaten Cirebon sehingga dua tahun ke depan.

Kelebihan program SLRT itu bahwa semua program pengentasan kemiskinan tidak bisa dikerjakan secara sporadis oleh SKPD, tetapi harus dikerjasamakan dan berkesinambungan.


Artinya, program SLRT menjadi program pelayanan terpadu dengan leading sectornya adalah Dinas Sosial.

Dalam pelaksanaannya, akan ada pendampihan dari kecamatan dan di setiap desa akan ada fasilitator yang bertanggung jawab untuk membantu menyelesaikan semua masalah kesehatan, pendidikan, tenaga kerja, dan kependudukan.

"Dari kesimpulan yang disampaikan Kordinator bahwa program SLRT itu ada dua jenis, yaitu untuk mengurangi beban anggaran keluarga miskin dan program untuk meningkatkan pendapatan keluaga miskin," kata Selly. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved