Gerhana Bulan Total

Penjelasan Lengkap BMKG Soal Gerhana Bulan Total 28 Juli 2018

Peristiwa gerhana bulan total (GBT) akan terjadi pada dini hari nanti, Sabtu (28/7/2018).

Penulis: Yongky Yulius | Editor: Fauzie Pradita Abbas
Vogue
Gerhana bulan total 'Blood Moon' 

Semakin lama, maka bagian gelap ini semakin besar, hingga akhirnya seluruh piringan bulan memasuki umbra bumi pukul 02.30 WIB.

"Sejak itu, bagian bulan memerah dan mencapai puncak merah yang merupakan saat puncak gerhana pada pukul 03.22 WIB," ujar Sadly.

Memerahnya piringan bulan ini, lanjutnya, karena cahaya matahari dihamburkan atmosfer bumi.

Selanjutnya bagian cahaya merahnya diteruskan sampai Bulan.

"Karena itu fase totalitas GBT akan berwarna kemerahan," ujar Sadly.

Dikatakannya, peristiwa memerahnya piringan bulan saat fase totalitas ini berakhir pukul 04.13 WIB ketika piringan bulan memasuki penumbra bumi.

"Sejak itu, piringan bulan terlihat gelap kembali plus adanya bagian terang pada piringan bulan, yang menandakan peristiwa gerhana Bulan sebagian kembali terjadi," ujar Sadly.

Seiring waktu, sambungnya, bagian terang semakin besar hingga akhirnya seluruh piringan bulan meninggalkan umbra bumi pukul 05.19 WIB.

Saat itu bulan berada di bagian penumbra bumi, sehingga peristiwa gerhana bulan penumbra kembali terjadi

"Kini bulan semakin cerlang, meskipun kurang cerlang dibandingkan purnama biasa hingga gerhana selesai pukul 06.30 WIB saat bulan meninggalkan penumbra bumi," kata Sadly.

Lokasi Pengamatan

Rangkaian fase-fase GBT dapat diamati di seluruh wilayah Indonesia.

Namun dengan catatan, semakin ke arah barat, pengamat akan memiliki kesempatan untuk mengamati keseluruhan fase-fasenya, mengingat gerhana masih berlangsung sebelum bulan terbenam.

Berdasarkan hal tersebut, lanjutnya, pengamat di wilayah Papua, hanya dapat mengamati GBT dari awal gerhana hingga fase totalitas berlangsung mengingat saat gerhana sebagian setelah fase totalitas berlangsung, bulan terbenam.

Kemudian, kata Sadly, pengamat di wilayah Papua Barat, Maluku, Maluku Utara, Sulawesi kecuali sebagian kecil di Sulawesi Selatan, NTT bagian timur, dan Kalimantan Utara bagian timur dapat mengamati GBT dari awal gerhana hingga fase gerhana sebagian berlangsung.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved