Ada 13 Jenis Ular Piton di Indonesia, Sanca Darah Hitam Paling Diincar Pedagang Kulit Hewan
Jenis piton ini hidup di pegunungan Papua pada ketinggian lebih dari 1.750 meter di atas permukaan laut.
Tapi, itu langka.
Biasanya, ukuran 5 meter pun sudah tergolong besar untuk jenis ini.
9. Piton Halmahera (Morelia tracyae)
Morelia tracyae(Wikipedia)
Jenis piton ini mirip dengan sanca permata tetapi tersebar di wilayah berbeda.
Morelia tracyae tersebar hanya di wilayah Halmahera, mencakup Ternate, Tidore, hingga Tanimbar.
10. Piton Maluku (Morelia clastolepis) 
Morelia clastolepis(Wikipedia)
Jenis ini tersebar di wilayah Maluku.
Karakteristik utamanya adalah warna tubuh yang coklat terang.
11. Sanca Pelangi (Liasis fuscus) 
Liasis fuscus(Wild Herps)
Jenis piton ini ditemukan di Papua.
Warna tubuhnya sebenarnya coklat, tetapi akan menyerupai pelangi bila terkena cahaya.
Ular ini aktif pada malam hari.
Saat siang, ular ini biasanya bersembunyi di vegetasi atau di dekat sungai.
12. Sanca Mata Putih (Liasis savuensis) 
Liasis savuensis(Pythonidae.nl)
Jenis ini juga tersebar di Papua.
Panjangnya hanya sekitar 1,5 meter sehingga kadang disebut piton terkecil di dunia.
Karakteristik utamanya adalah bagian mata yang berwarna putih.
Ular ini biasanya memangsa tikus dan hewan berukuran sedang.
13. Sanca Coklat (Leiophyton albertisii) 
Leiophyton albertisii(Pythonidae.nl)
Piton berwarna ini biasaa ditemukan di Papua.
Warnanya sebenarnya coklat tetapi akan tampak mengkilau bila terkena cahaya.
Panjangnya tak lebih dari 2,5 meter.(*)
Caci, 'Tarian Perang' asal Manggarai Flores yang Justru Tak Lahir dari Perang https://t.co/cob23vyMJ6 via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) July 17, 2018
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "13 Jenis Piton Indonesia yang Harus Anda Ketahui Keberadaannya"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/ular-piton-atau-sanca-permata-morelia-amethistina_20180720_110714.jpg)