Ini Kerugian Inalum Membeli Saham Divestasi Freeport, Pengamat: Freeport McMoran Menang Banyak

Sorotan itu antara lain berkaitan dengan sejumlah kewajiban Freeport Indonesia yang belum terselesaikan.

Ini Kerugian Inalum Membeli Saham Divestasi Freeport, Pengamat: Freeport McMoran Menang Banyak
KOMPAS.COM
PT Freeport 

Laporan Reporter Kontan, Pratama Guitarra

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA -  Niat induk Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pertambangan, PT Inalum, membeli 51% saham divestasi PT Freeport Indonesia (PTFI) masih menyisakan sorotan sejumlah kalangan.

Sorotan itu antara lain berkaitan dengan sejumlah kewajiban Freeport Indonesia yang belum terselesaikan.

Misalnya, pembangunan fasilitas pengolahan dan pemurnian mineral tembaga atau smelter.

Sejumlah kalangan menilai, seiring peralihan kepemilikan saham PTFI, kewajiban yang saat ini belum dilaksanakan Freeport Indonesia itu akan menjadi tanggungan baru bagi Inalum.

Pengamat Hukum Sumber Daya Universitas Tarumanegara Ahad Redi mengatakan, jika Inalum sudah sah memiliki 51% saham PTFI, pembangunan smelter yang menjadi kewajiban Freeport Indonesia, juga menjadi kewajiban bagi Inalum.

Porsi tanggungan itu akan besar karena Inalum akan menjadi pemegang saham mayoritas. Bahkan, "Semua kewajiban yang saat ini belum dilaksanakan PTFI, juga menjadi tanggungan Inalum," terangnya, Jumat (13/7/2018).

Ahmad menyatakan, tidak hanya kewajiban membangun smelter, kewajiban pemulihan kerusakan lingkungan sesuai temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) serta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), termasuk deviden ke negara yang belum terbayarkan, juga menjadi tanggungan Inalum.

"Ini salah satu kerugian pembelian saham divestasi Freeport. Mereka (Freeport McMoran) menang banyak," tandasnya.

LIVE STREAMING Final Piala Dunia 2018 Prancis vs Kroasia Lewat Hape Saja

Johanes Kotjo, Pengusaha Top 150 Orang Terkaya yang Berani Suap Anggota DPR sampai Rp 4,8 Miliar

Menanggapi aneka ragam sorotan tersebut, Head of Corporate CommunicationInalum Rendi A Witular menyatakan, kewajiban membangun smelter tetap menjadi ranah dari Freeport Indonesia. "Tapi, nanti kami lihat dulu seperti apa," katanya.

Halaman
12
Editor: Ravianto
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved