Ini Penyebab Tingginya Harga Daging dan Telur Ayam Menurut Kepala DPKUKM Kota Cirebon
Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (DPKUKM) Kota Cirebon, Yati Rohayati, mengakui harga daging dan telur . .
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Dedy Herdiana
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ahmad Imam Baehaqi
TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (DPKUKM) Kota Cirebon, Yati Rohayati, mengakui harga daging dan telur ayam di sejumlah pasar di Kota Cirebon cukup tinggi.
Namun, ia mengakui tidak mengetahui secara pasti penyebab utama tingginya harga dua komoditi itu.
"Mungkin karena cuaca angin kencang saat ini menyebabkan banyak ayam sakit atau mati," kata Yati Rohayati saat dihubungi melalui sambungan telepon, Kamis (12/7/2018).
• Soal Calon Pendamping Jokowi, Ketum Partai Golkar: Siapa yang Bisa Lihat Isi Kantong Pak Presiden
• 3 Algojo Penalti Gagal, Timnas U-19 Indonesia Dipaksa Lupakan Final Piala AFF U-19 2018
Ia mengatakan, menurunnya kondisi kesehatan ayam membuat produksi berkurang.
Sementara permintaan daging dan telur ayam tergolong masih tinggi.
Hal itu membuat harga telur maupun ayam mengalami kenaikan yang cukup tinggi.
Potret Nikita Mirzani yang Mantap Berhijab, 'Niki Berhijab Karena Allah' https://t.co/aUjZNN3KH9 via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) July 12, 2018
"Kami upayakan betul untuk menstabilkan harga dua komoditi itu," ujar Yati Rohayati.
Namun, secara umum tugas DPKUKM Kota Cirebon hanya memantau harga barang.
Yati memastikan saat diminta menggelar operasi pasar, pihaknya segera melaksanakannya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/penjual-telur-ayam-di-pasar-pagi-cirebon_20180711_183808.jpg)