Rabu, 29 April 2026

Piala Dunia 2018

Kroasia vs Inggris, Dejan Lovren Kembali Bertemu ''Mimpi Buruknya'' di Liga Inggris

Kini, keduanya kembali bertemu saat Kroasia menantang Inggris dalam semifinal Piala Dunia 2018 di Stadion Luzhniki, Moskow, Kamis (12/7) dini hari.

FIRZIE A. IDRIS/BOLASPORT.COM
Bek Timnas Kroasia, Dejan Lovren, berbicara dalam sesi konferensi pers di Roshchino Arena, Roshchino, Rusia, Minggu (24/6/2018). 

TRIBUNJABAR.ID, MOSKOW- Dejan Lovren tak akan pernah melupakan mimpi buruk di Stadion White Hart Lane pada 22 Oktober tahun lalu.

Ketika itu, bek Liverpool ini melakukan dua kali blunder  dalam tempo 12 menit, yang keduanya dimanfaatkan dengan sempurna oleh striker Tottenham Hotspurs, Harry Kane.

Menit ke-4, ia dilewati Kane yang melesat bak anak panah hingga gawang The Reds bobol. Delapan menit kemudian, Dejan Lovren salah mengantisipasi bola hingga dicuri oleh Kane yang terus memberi assists untuk Heung-Min Son.

Dua dosa tak termaafkan itu membuat Dejan Lovren diganti menit ke-32. Dari bangku cadangan, ia menyaksikan timnya dihancurkan Spurs 1-4, Harry Kane mengemas dua gol dan sebiji assists.

Harry Kane selama ini memang selalu menghadirkan mimpi buruk untuk Dejan Lovren.


Dari lima kali pertemuan keduanya di Liga Primer, Harry Kane telah mengemas lima gol, dan dua assists, dengan hasil sama-sama satu kali menang, dan tiga kali seri.

Kini, keduanya kembali bertemu saat Kroasia menantang Inggris dalam semifinal Piala Dunia 2018 di Stadion Luzhniki, Moskow, Kamis (12/7) dini hari.

Dejan Lovren lebih dari mafhum betapa berbahayanya striker yang punya julukan (badai) "Hurricane" tersebut. Saat ini, striker Inggris tersebut memuncaki top skor dengan enam gol dari lima laga.

Dejan Lovren pun penuh gairah menyambut tantangan dari pemain yang disebutnya sebagai salah satu penyerang terbaik dunia ini.

Perjalanan Nikita Mirzani: Masuk Pesantren, Kenal Dunia Malam Seusai Cerai, dan Kini Mantap Berhijab

"Ia pantas mendapatkan segala pujian. Musim lalu ia telah mencetak lebih dari 25 gol tapi saya sangat bergairah menyambut tantangan ini dan ingin menunjukkan ke tiap orang bahwa saya salah satu bek terbaik," ujar bek Kroasia ini.

Kini, harus diakui, Dejan Lovren secara teknik, dan mental, jauh lebih baik dari tahun lalu. Ia telah mematenkan posisinya sebagai palang pintu andalan The Reds bersama Virgil van Dijk.

Di timnas Kroasia pun, bek setinggi 1,88 cm ini selalu jadi starter --perkecualian di laga terakhir penyisihan grup kontra Islandia, yang sudah tak menentukan lagi. Hanya kapten Luka Modric yang  punya menit bermain melebihinya di Kroasia.

Tak hanya itu, Dejan Lovren pun menjadi pemain dengan angka tertinggi dalam urusan clearance dan blok di Kroasia saat ini. Hanya Ivan Rakitic dan Luka Modrid yang melebihinya dalam urusan produktivitas assists.

Semua itu menunjukkan betapa tingginya pengaruh sang bek untuk tim berjuluk The Vatreni ini.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved