Citarum Harum

Sepekan Saluran Limbah Kahatex Ditutup, Kini Beroperasi, Ini Penjelasan Dansatgas Citarum Harum

Satgas Sektor 21 Citarum Harum menutup saluran itu, Kamis (28/6), setelah mendapati pabrik tekstil itu buang limbah tanpa proses yang benar

TRIBUN JABAR/RAGIL WISNU SAPUTRA
Komandan Satgas Sektor 21 Citarum Harum, Kolonel Infanteri Yusep Sudrajat mengamati pengambilan hasil akhir air limbah milik PT Kahatex yang pengolahan air limbahnya sudah diperbaiki, Kamis (7/5). 

"Masyarakat sudah lama menderita. Ini saatnya mengembalikan kebahagiaan mereka dengan mewujudkan Citarum yang bersih. Harus ada komitmen yang bisa dipertanggungjawabkan," ujarnya.

Yusep mengatakan, selama kurang satu bulan bekerja, sudah 19 pabrik yang saluran limbah cairnya terpaksa mereka tutup dengan coran semen. Dari 19 pabrik itu, 13 berada di wilayah Kota Cimahi, lima di Kabupaten Bandung, dan satu di Kabupaten Sumedang.

"Tujuh pabrik sudah kami buka kembali saluran pembuangannya karena mereka responsif dan segera melakukan perbaikan. Hasil yang luar biasa. Air limbah mereka yang tadinya berwarna hitam, merah, dan berbau sudah mendekati jernih," ujarnya.

Bahaya Konsumsi Susu Kental Manis Secara Berlebihan Menurut Ahli

Limbah Kahatex

Manajer Umum PT Kahatex, Ludy Sutedja, mengatakan temuan Satgas Sektor 21 Citarum Harum soal warna limbah cair PT Kahatex yang tidak jernih menjadi pemicu bagi mereka untuk segera berbenah melakukan perbaikan. PT Kahatex, kata Ludy, akan konsisten melakukannya.

"Kami juga berkomitmen untuk mengembalikan Citarum menjadi harum dan lebih baik lagi. Maka saat Pak Yusef menutup itu (saluran pembuangan limbah), dalam waktu dua hari kami langsung perbaiki. Hasilnya seperti sekarang ini," kata Ludy di PT Kahatex, kemarin.

Namun, menurut Ludy, mengacu pada Pergub Nomor 6 Tahun 1999, hasil pengolahan limbah yang dilakukan PT Kahatex sebenarnya sudah memenuhi baku mutu. Malah, IPAL yang dimiliki PT Kahatex cukup sempurna untuk mengolah limbah cair.

Penulis: Ragil Wisnu Saputra
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved