Rabu, 22 April 2026

Penjabat Gubernur Jabar Minta Pembangunan Tol Cisumdawu Tak Melebihi Target

Sejumlah upaya percepatan dan antisipasi dalam proses pembangunan pun dilakukan. . .

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam | Editor: Fauzie Pradita Abbas
seli andina miranti/tribun jabar
Suasana lokasi proyek terowongan Tol Cisumdawu nampak lengang 

TRIBUNJABAR.ID - Pembangunan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) diharapkan tidak molor melebihi target yang telah ditentukan, yakni 2019.

Sejumlah upaya percepatan dan antisipasi dalam proses pembangunan pun dilakukan Pemprov Jabar supaya jalan penghubung Cileunyi dengan Tol Cipali ini segera digunakan.

Penjabat Gubernur Jabar Mochamad Iriawan mengatakan, walaupun merupakan proyek nasional, pemerintah di tingkat provinsi dan kabupaten selaku yang mengetahui permasalahan di daerah pembangunan Tol Cisumdawu harus memastikan pembangunan berjalan tanpa hambatan.

"Saya arahkan secara detail berkaitan dengan proyek nasional Tol Cisumdawu, untuk percepatan sehingga penyelesaiannya sesuai target. Kalau targetnya selesai 2019, jangan molor lagi, syukur-syukur bisa lebih cepat," kata Iriawan setelah melantik Kepala BKD Jabar Sumarwan menjadi Pj Bupati Sumedang di Gedung Sate, Kamis (5/7/2018).

Tol Cipali, katanya, akan menjadi penghubung Bandung dengan Tol Cipali yang akan terhubung dengan Majalengka dan Cirebon.

Operasional Bandara Kertajati, katanya, akan meningkat pesat dengan dorongan dari operasional Tol Cisumdawu.

"Ini harus dikawal karena dampak-dampak sosial yang menguasainya adalah pemerintah daerah setempat. Kalau pemerintah pusat pembangunannya. Pemerintah daerah menangani lahan yang belum dibebaskan, saya minta bupati perangkatnya selesaikan ini," katanya.

Iriawan yakin masyarakat bisa diajak bekerja sama jika komunikasi dilakukan secara dua arah, sehingga masyarakat mengetahui pentingnya pembebasan lahan untuk pembangunan tol. "Di sana ada beberapa ruas yang belum terbebaskan dan ada pembangunan terowongan yang masih berlangsung," katanya.

Pj Bupati Sumedang Sumarwan mengatakan, ada sejumlah masalah yang masih harus ditindaklanjuti di Sumedang terkait dengan pembangunan Tol Cisumdawu, di antaranya proses pembebasan lahan.

"Pengembang sudah membebaskan lahan, tapi masyarakat masih menempatinya. Ini yang harus dikerjakan," kata Sumarwan yang kemudian mengatakan pembebasan lahan dan pembangunan di seksi 1 dan 2 hampir selesai. (Sam)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved