Selasa, 19 Mei 2026

Kisah Musiri, ART Asal Bojonegoro yang Digaji 35 Juta per Bulan, Asisten Artis pun ‘Lewat’

Musiri pun memutuskan kabur pada tahun 2010 dan akhirnya mendapat majikan baru. Di sinilah kehidupan Musiri berangsur membaik.

Tayang:
Penulis: Indan Kurnia Efendi | Editor: Mas Kisdiantoro
(Dokumentasi Pribadi/BBC Indonesia)
Musiri dan anaknya di Bojonegoro, Jawa Timur 

TRIBUNJABAR.ID - Musiri tidak pernah menyangka kehidupannya berubah drastis setelah merantau ke negeri orang.

Ya, walaupun pada awalnya wanita asal Bojonegoro, Jawa Timur itu harus melewati kesulitan dalam hal finansial dan jauh dari rumah.

Berharap lebih baik menjadi asisten rumah tangga (ART) di luar negeri, Musiri justru terlilit utang gara-gara biaya merantau ke Mesir..

Menurut laporan Kompas.com yang dilansir dari wawancara BBC Indonesia dengan Musiri pada 2010 lalu, wanita berambut panjang itu sudah dua tahun berada di Inggris bersama majikannya yang merupakan keluarga dokter asal Mesir.

Gaji yang diterima Musiri hanya sebesar 110 pundsterling atau sekitar Rp 2.1 juta.

Tentu saja upah tersebut kurang untuk biaya hidup.

Terlebih lagi, nilai 110 pundsterling terlalu rendah untuk standar gaji pekerja di negara maju dalam hal ini Inggris.

Musiri pun memutuskan kabur pada tahun 2010 dan akhirnya mendapat majikan baru.

Ia bekerja untuk keluarga pengusaha asal Lebanon yang menetap di Inggris.

Di sinilah kehidupan Musiri berangsur membaik.

Gajinya per bulan sebesar 1.800 poundsterling atau setara Rp 35.

Cukup fantastis bukan?

Musiri bersama dengan salah satu putrinya di halaman rumahnya di Bojonegoro, Jawa Timur.
Musiri bersama dengan salah satu putrinya di halaman rumahnya di Bojonegoro, Jawa Timur. (Dokumentasi Pribadi/BBC Indonesia)

Baca: Roro Fitria Menangis di Sidang Pertamanya

Baca: Dapat Vonis 7 Tahun Penjara, Fredrich Yunadi Langsung Ajukan Banding

Baca: Ibunya Ngaku Dihina dan Ditelantarkan Anak Sendiri, Barbie Kumalasari: Memang Ada Masalah Kejiwaan

Keadaan ini tentu berbanding terbalik dengan sebelumnya.

Malah, gaji yang diperoleh Musiri ini bahkan lebih tinggi dibandingkan upah standar nasional Inggris 1.152 poundsterling per bulan dengan upah minimum nasional 7,20 poundsterling per jam dan bekerja selama 40 jam per pekan.

Penghasilan yang didapat Musiri pun bisa digunakan untuk membiayai anak-anaknya bersekolah di Indonesia.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved