Minggu, 12 April 2026

Tumpukan Sampah di Selokan Sayati, Warga Mengaku Mual Cium Baunya

"Saya kalau melewati selokan ini suka mual dengan bau sampah ini dan menutup hidung dengan kerah baju saat melintasi jalan ini," ujarnya

Editor: Yudha Maulana
Syarif Pulloh
Tumpukan sampah di selokan Sayati Lama, Kopo, Kabupaten Bandung, Selasa, (26/6/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Syarif Pulloh Anwari

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Warga mengeluhkan sampah yang sudah dua minggu menumpuk di selokan Sayati Lama, Kopo, Kabupaten Bandung, Selasa, (26/6/2018)

Riki (21) mengatakan sampah ini sudah ada dua minggu menumpuk di selokan ini dan musim hujan bisa menyebabkan banjir ke jalan raya Kopo Sayati.

"Sampah ini kalau ga dibersihin kalau musim hujan suka banjir sampai jalan Sayati," ujarnya

Terlihat dari pantauan TribunJabar.Id banyak sampah yang ada di selokan itu dari sampah rumah tangga dan makanan seperti plastik, botol plastik minuman, sterofom, gelas plastik, makanan busuk dan karpet.

Baca: Tuntutan Juara jadi Dilema Bagi Para Pemain Muda Persib Bandung

Baca: Persib Bandung Punya Keuntungan Jelang Lawan Persija Jakarta?

Baca: Ridwan Kamil akan Mencoblos di Cigadung, Lalu ke Papandayan Ikuti Hitung Cepat

Riki menambahkan sampah disini suka tidak dibersihkan oleh Dinas Kebersihan Kabupaten Bandung dan pihak RT setempat pun suka memberikan sosialisasi dan melapor kalau sampah sudah menumpuk ke pihak yang berwajib.

"Biasanya dari Dinas Kebersihan kalau ada laporan dari warga sini, suka di bersihkan," ujarnya.

Bau tak sedap pun tercium dari sampah-sampah yang menumpuk tersebut, baunya bahkan tercium hingga sekitar jalan Kopo Sayati.

Padahal selokan ini bersebelahan dengan jalan warga yang lalu lalang di Desa Kopo Sayati.

"Saya kalau melewati selokan ini suka mual dengan bau sampah ini dan menutup hidung dengan kerah baju saat melintasi jalan ini," ujarnya

Riki berharap dari Dinas Kebersihan Kabupaten Bandung segera mengangkat sampah-sampah yang semakin menumpuk, agar warga yang melintasi jalan Kopo Sayati tidak terganggu dengan baunya yang menyebabkan mual saat melintasi jalanan tersebut.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved