Pilgub Jabar

SBY Diminta Bisa Kendalikan Emosi

Faizal menilai tindakan yang dilakukan SBY justru merusak citranya sendiri yang selama. . .

Editor: Fauzie Pradita Abbas
KOMPAS.com/ANDREAS LUKAS ALTOBELI
Ketua umum partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat orasi di Jakarta Convention Center, Jakarta, Selasa (7/2/2017). SBY menyampaikan pidato politik dalam rangkaian Dies Natalies ke 15 partai Demokrat yang diawali Rapimnas. 

TRIBUNJABAR.ID - Ketua Progres 98 Faizal Assegaf meminta Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengendalikan emosinya dalam memberikan tanggapan soal Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat (Jabar).

Dilansir TribunWow.com, dari akun Twitter @faizalassegaf, Sabtu (23/6/2018), Faizal memberikan penilaian terkait sikap SBY dalam menanggapi Pilgub Jabar.

Faizal menilai tindakan yang dilakukan SBY justru merusak citranya sendiri yang selama ini dikenal santun.

Ketua Progres 98 menyayangkan atas sikap SBY, lantaran menurutnya, sikap tersebut mempu memicu amuk massa.

Lebih lanjut ia kecewa lantaran pernyataan SBY menuding bahwa Pilgub Jabar berpotensi curang.

"Demi rebutan secuil kekuasaan di level Pilkada, marwah SBY sbg mantan presiden yg terkenal santun membusuk.

SBY hrs kendali emosi, tdk elok bila brtindak brutal dgn aneka prnyataan yg brtujuan menghasut rakyat.

Ngaku sbg demokrat sejati tp trkesan ingin memicu amuk massa?

Pak @SBYudhoyono, anda selalu menghimbau rakyat agar santun, bijak & mentaati hukum dlm berdemokrasi.

Tp faktanya, anda justru kini bertindak provokatif & tdk bermartabat.

Klu anda menuding Pilgub Jabar berpotensi curang, buktikan melalui saluran hukum scr legal & damai," tulis Faizal Aseegaf.

Cuitan Faizal Assegaf
Cuitan Faizal Assegaf (TWITTER)

Sebelumnya, SBY mengatakan jika ada tanda-tanda dan niat yang menurutnya membuat aparat tidak lagi netral.

"Ada tanda-tanda, ada niat, yang barangkali membuat aparat negara tidak netral," ujar SBY.

Rakyat tentu menolak cara-cara seperti ini.

Saya sebagai seorang warga, bangsa, warga negara Indonesia, dengan rendah hati juga mengingatkan.

Janganlah aparat negara, apalagi jajaran Polri dan TNI berpihak kepada partai politik tertentu, kepada Paslon tertentu, lantas mengingkari sumpah jabatan," ungkap SBY dalam iNews Malam apda Selasa (19/6/2018).

Sumber: TribunWow.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved