Arus Balik Lebaran 2018

Pedagang Oleh-oleh di Lingkar Nagreg Keluhkan Omzet yang Terus Menurun

Cici (22), penjual oleh-oleh khas Nagreg mengaku tidak bisa merinci jumlah keuntungan yang diperolehnya saat arus balik tahun ini.

Pedagang Oleh-oleh di Lingkar Nagreg Keluhkan Omzet yang Terus Menurun
Tribun Jabar/Ery Chandra
Suasana beberapa orang tengah melihat-lihat oleh-oleh khas Nagreg, bertempat setelah Lingkar Nagreg, di Kabupaten Bandung, Minggu (24/6/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ery Chandra

TRIBUNJABAR.ID, NAGREG - Omzet para pedagang oleh-oleh di kawasan Lingkar Nagreg di Kabupaten Bandung menurun pada arus balik tahun ini dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Demikian yang disampaikan sejumlah pedagang oleh-oleh di Lingkar Nagreg saat ditemui Tribunjabar.id, Minggu (24/6/2018).

Menurut pedagang oleh-oleh khas Priangan Warung Kharisma, Sumarni (45) mengatakan pada awal arus balik tahun lalu, pendapatan bersih yang diperolehnya dapat mencapai hingga Rp 30 juta.

"Menurun drastis apabila dibandingkan dengan tahun kemarin pas liburan. Sekarang cuma mencapai setengahnya," ujar Sumarni, di Lingkar Nagreg, Kabupaten Bandung, Minggu (24/6/2018).

Baca: Haters yang Mengubah Wajah Ayu Ting Ting Pakai Gambar Hewan Minta Maaf, Terlihat Cemas dan Menyesal

Sumarni menuturkan kini mayoritas pemudik yang melintasi jalur lingkar Nagreg adalah kendaraan sepeda motor. Sedangkan mobil berkurang yang lewat. Pasalnya, yang paling kerap membeli oleh-oleh berasal dari pengguna kendaraan roda empat.

"Biasanya sudah sedikit kalau hitungan hari terakhir liburan. Ini saja masih banyak bahan jualan. Ditambah sekarang yang berjualan banyak seperti ini dimana-mana. Jadi pengaruh juga," ujar Sumarni.

Cici (22), penjual oleh-oleh khas Nagreg mengaku tidak bisa merinci jumlah keuntungan yang diperolehnya saat arus balik tahun ini.

Baca: Peserta di Grup Facebook Akan Ditagih Biaya Bulanan, Efektif Dongkrak Minat Pengguna?

Tetapi, ia menyebut jumlah oleh-oleh yang terjual hingga arus mudik terakhir dari tahun ke tahun omzetnya kian menurun.

"Yang jualan makin banyak. Peminat semakin sedikit. Turunnya per tahun itu 30 persen," ujar Cici.

Cici berharap, penurunan keuntungan yang terjadi pada arus balik tahun ini tidak terjadi ketika jelang Lebaran tahun mendatang.

Penulis: Ery Chandra
Editor: Yudha Maulana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved