Pilgub Jabar
AHY Minta Deddy-Dedi Waspadai Kampanye Hitam
AHY mengatakan pasangan atau tim yang menyebarkan hoaks atau fitnah, melakukan. . .
Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam | Editor: Fauzie Pradita Abbas
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Komandan Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meminta calon gubernur dan wakil gubernur nomor urut empat di Pilgub Jabar 2018, Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi, untuk mewaspadai peredaran berita hoaks atau fitnah yang menjadi kampanye hitam yang dapat merugikan pasangan tersebut di hari-hari menjelang pemungutan suara, 27 Juni 2018.
"Beberapa hari menjelang pencoblosan, sering terjadi fitnah. Saya pernah melewati masa-masa keras itu dan kita harus bisa mencegah dan melawan," kata AHY dalam kesempatan halalbihalal di kawasan Tamansari Kota Bandung, Kamis (21/6).
AHY mengatakan pasangan atau tim yang menyebarkan hoaks atau fitnah, melakukan kampanye hitam yang merugikan pasangan lainnya, menghancurkan masa depan bangsa dan demokrasi di Indonesia.
"Apa yang diharapkan rakyat kalau pemimpinnya tukang menebar hoaks, menebar fitnah, menyebar kebencian, dan memecah belah bangsa. Mari kita lawan kampanye hitam," katanya.
Sebelumnya, pasangan nomor urut empat ini sempat menjadi sasaran kampanye hitam. Beberapa di antaranya telah diproses oleh kepolisian.
AHY pun menuturkan, Pilkada Serentak 2018 sangat berdekatan dengan Pileg dan Pilpres 2019. Sehingga, sangat diperhitungkan untuk kemenangan pada 2019 tersebut.
"Yang menjadi sorotan terbesar adalah Provinsi Jabar, karena dari segi populasi, Jabar adalah yang terbesar dengan permasalahan yang kompleks, dibutuhkan kepemimpinan handal, yang punya kapasitas dan kapabilitas," katanya.
Sebagai warga Jawa Barat kelahiran Dayeuhkolot dan sekolah serta berkarier di Jawa Barat, katanya, dirinya memiliki harapan terbaik untuk Jawa Barat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/ahy_20180306_124243.jpg)