Ini Alasan Warga Memilih Belanja di Pasar Minggu Brigif Cimahi
Adanya pasar minggu atau pasar tumpah di Lapangan Brigif 15 Kujang II Cimahi terutama saat bulan Ramadan dimanfaatkan warga untuk berbelanja . . .
Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Dedy Herdiana
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin
TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - Adanya pasar minggu atau pasar tumpah di Lapangan Brigif 15 Kujang II Cimahi terutama saat bulan Ramadan dimanfaatkan warga untuk berbelanja yang cukup banyak.
Pantaun Tribun Jabar, Minggu (3/6/2018), tampak pengunjung yang telah berbelanja di pasar tumpah tersebut terlihat membawa belanjaannya yang cukup banyak.
Mereka membawa dua kantong keresek hitam berukuran besar ketika keluar dari lapangan Brigif 15 Kujang II Cimahi.
Baca: Perhatikan Wallpaper di Ponsel Nagita Slavina, Bukan Sosok Raffi Ahmad
Baca: Ini Destinasi Wisata yang Bisa Dikunjungi Oleh Para Pemudik Saat Berada di Garut
Ketika diparkiran, pengunjung yang telah berbelanja banyak itu terlihat sibuk merapihkan belanjaanya di motor maupun di dalam mobil.
Salah seorang pengunjung, Diah (39) yang telah berbelanja mengatakan, ketika hari Minggu lebih memilih belanja di pasar tumpah tersebut ketimbang harus berbelanja di pasar biasa.
"Selain harganya lebih murah, kualitas barangnya juga memang bagus. Saya beli pakaian dan bahan-bahan untuk berbuka puasa," ujar warga Citeureup ini, saat ditemui di Lapangan Brigif Cimahi, Minggu (3/6/2018).
Mario Gomez Ingin Hengkang Gara-gara Tempat Latihan Buruk, Komisaris Persib Bandung Sambangi Latihan https://t.co/CzuKbVBWfG via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) June 3, 2018
Ia mengaku, untuk kebutuhan berbuka puasa dan Sahur, setiap hari Minggu kerap berbelanja di Pasar tumpah tersebut.
Hal senada diungkapkan Sulaiman (28) warga Cibeber yang sering membeli pakaian di pasar Minggu itu untuk membeli pakaian olahraga.
"Saya sering beli pakaian olahraga untuk main bola, seperti jersey, celana sama kaos kaki yang harganya memang murah," katanya.
Kapan Malam Lailatul Qadar Terjadi? Ini Penjelasan dari Rasulullah, Terlewat akan Merugi https://t.co/ltSenOGIvk via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) June 2, 2018
Ia mengatakan, untuk harga jersey di pasar tersebut rata-rata Rp 80 ribu hingga 100 ribu, sedangkan di toko-toko jersey harganya bisa mencapai Rp 120 ribu hingga 140 ribu.
"Lumayan kan perbedaan harganya, padahal kualitasnya menurut saya sama saja, tapi harganya lebih murah," katanya. (*)
