Rabu, 8 April 2026

Ini Dugaan Penyebab Kebakaran yang Hanguskan Pabrik Cokelat di Dayeuhkolot

Pabrik di Desa Sukapura, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung tersebut diketahui hanya memiliki satu unit hydrant yang tidak berfungsi.

TRIBUN JABAR/DANIEL ANDREAND DAMANIK
Api melalap habis bangunan gudang PT Delfie di Desa Sukapura, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Kamis (31/5/2018). 

Laporan Wartawan TribunJabar Daniel Andreand Damanik

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Kebakaran yang melanda PT Papandayan Cocoa Industries diduga akibat hubungan pendek arus listrik (Korsleting).

Pabrik yang berada di Desa Sukapura, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung tersebut diketahui hanya memiliki satu unit hydrant yang tidak berfungsi.

"Hydrantnya ada, tapi hanya satu dan tidak berfungsi," kata Kasi Rescue Diskar PB Kabupaten Bandung, Santo SH di lokasi kebakaran, Kamis (31/5/2018).

Kasi Rescue ini juga menegaskan, jumlah hydrant untuk pabrik, tidak boleh hanya satu unit.

Baca: Turis Indonesia Dilarang Masuk ke Israel, Mulai Tanggal 9 Juni 2018

Baca: BREAKING NEWS : Ini Video dan Foto-foto Saat Kebakaran di Pabrik Cokelat Semakin Membesar

Santo mengaku mengalami kesulitan akses menuju pabrik dan memperoleh pasokan air. Pihaknya terpaksa menyumplai dari air sawah yang jaraknya tidak jauh dari lokasi pabrik.

"Kalau pelaporannya tidak terlambat dan lebih cepat, mungkin api masih bisa dipadamkan secara cepat dan tidak merembet ke bagian bangunan lainnya," katanya.


Pemadaman api dilakukan dari berbagai arah. Terlihat mobil pemadam kebakaran disiapkan di tepi jalan tol Km 140.

Hingga pukul 11.44 WIB, proses pemadaman masih dilakukan.

Data yang diperoleh dari pihak pemadam kebakaran, tidak ada korban jiwa dari kejadian kebakaran tersebut. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved