Kuliner Cirebon
Es Tape Ketan Cirebon, Murah Meriah tapi Tak Kalah Segar dan Nikmat
Minuman itu dibuat dari tape ketan khas Desa Bakung, Kecamatan Jamblang, Kabupaten Cirebon.
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Yudha Maulana
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ahnad Imam Baehaqi
TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Bagi Anda yang mencari takjil di wilayah Kota Cirebon, datang saja ke Jalan KS Tubun, persis di depan SDN Kejaksan.
Di sana Anda akan menemukan es tape ketan yang cocok untuk melepas dahaga setelah seharian berpuasa.
Tampilan es tape ketan itu berwarna hijau, namun bukan karena pewarna makanan.
Warna itu timbul akibat tape ketan yang dicampurkan ke dalamnya juga hijau.
Baca: Via Vallen Duet Bareng Nagita Slavina, Suaranya Apik, Obrolannya Bikin Ngakak, Lihat Videonya
"Selain tape, ditambahkan sedikit gula, air, dan es batu," kata Maman, penjual es tape ketan, kepada Tribun Jabar, Rabu (30/5/2018).
Tape sendiri merupakan makanan hasil fermentasi, biasanya sering disebut peuyeum.
Namun, bahan utama yang digunakan ialah beras ketan, bukan singkong.
Minuman itu dibuat dari tape ketan khas Desa Bakung, Kecamatan Jamblang, Kabupaten Cirebon.
Tape ketan Desa Bakung sendiri sangat terkenal karena rasa manisnya khas.
Namun, rasa manis es tape ketan terasa tidak terlalu menyengat.
Baca: Berpeluang Sodok Tim Papan Atas Henhen Termotivasi Tampil All Out Hadapi Bhayangkara FC
"Saya asli Desa Bakung, jualan di sini dari ayah saya dulu," ujar Maman.
Saat berjualan, Maman biasanya ditemani beberapa adiknya.
Mereka melanjutkan usaha yang dirintis ayahnya, Murani.
Murani berjualan es tape ketan keliling Kota Cirebon sejak 1982.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/es-tape-ketan-di-jl-ks-tubun-kota-cirebon-rabu-3052018_20180530_155413.jpg)