Pilkada Serentak
DPT dan Keamanan Jelang Pilkada Serentak Kembali Dibahas dalam Rapat di Gedung Sate
Berdasarkan data dari Disdukcapil Provinsi Jawa Barat, jumlah DPT Provinsi Jawa Barat sebanyak 31.735.133 jiwa.
Penulis: Theofilus Richard | Editor: Dedy Herdiana
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Theofilus Richard
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG – Sekda Pemprov Jawa Barat, Iwa Karniwa, menghadiri Rapat Desk Pilkada di Gedung Sate, Jumat (25/5/2018).
Satu di antara pembahasannya adalah mengenai daftar pemilih tetap (DPT).
“Untuk akurasi data pemilih, kami koordinasi dengan KPU, berapa yang menjadi data pemilih fix,” kata Iwa Karniwa setelah Rapat Desk Pilkada, Gedung Sate, Jumat (25/5/2018).
Baca: Hati-hati! Masih Banyak Peredaran Uang Pecahan Rp 50.000 di Cirebon dan Sekitarnya
Baca: Rumah tangga Retak Lagi, Vicky Ngaku Berdosa, Angel Lelga Justru Pamer Cinta dengan Sosok Ini
Berdasarkan data dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Provinsi Jawa Barat, jumlah DPT Provinsi Jawa Barat sebanyak 31.735.133 jiwa.
Saat ini masih ada 374.688 penduduk Jawa Barat yang belum memiliki KTP.
Iwa Karniwa juga meminta KPU untuk mengintegrasikan data DPT ke database Dinas Komunikasi dan Informasi Jawa Barat.
Ini Pengakuan Ghozali Siregar Seusai Tampil Baik Bersama Persib Saat Melawan PSM Makassar https://t.co/4FiFBCuHxp via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) May 24, 2018
Selain itu, Rapat Desk Pilkada juga membahas masalah keamanan menjelang dan saat pelaksanaan Pilkada serentak 2018.
Secara umum, Iwa Karniwa, menyebut kondisi keamanan di Jawa Barat masih berlangsung kondusif.
“Kami merapatkan barisan mulai dari provinsi sampai level koordinasi Babinsa, Babinkamtibnas, dan kepala desa. Mudah-mudahan Jawa Barat tetap kondusif. Antisipasi dini sudah kami dorong, bahkan beberapa fasilitas yang ada kami optimalkan,” ujarnya.
Selain itu, Iwa Karniwa juga meminta Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat untuk melibatkan guru dalam hal meningkatkan kesadaran peserta didik akan Pilkada.
Tujuannya agar tingkat partisipasi dalam Pilkada Jawa Barat dapat meningkat.
“Kami rapat dengan Disdik untuk merapatkan barisan, memantau anak didiknya, agar tidak terpapar sikap radikalisme. Termasuk siapapun yang berhak memilih, untuk melaksanakan hak politiknya untuk memilih,” ujarnya.
Pilkada serentak akan digelar pada 27 Juni 2018.
Ada 16 pemilihan bupati/wali kota ditambah satu pemilihan gubernur di Jawa Barat.
Sebelumnya diberitakan, KPU Jawa Barat menargetkan 75% pemilih berpartisipasi dalam Pilkada serentak 2018. (*)
