Selasa, 14 April 2026

Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Sebut Harga dan Stok Pangan Bulan Ramadan Terkendali

Dewi Sartika mengatakan bahwa peningkatan harga tersebut bukan karena kelangkaan ketersediaan komoditas.

Penulis: Theofilus Richard | Editor: Seli Andina Miranti
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
NAIK-Pedagang melayani pembeli yang berbelanja ayam potong di Pasar Kosambi, Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung, Selasa (15/5/2018). Menjelang Ramadan harga ayam potong di pasar tradisional Kota Bandung naik dari Rp 36.000 menjadi Rp 40.000 per kg. Kenaikan harga tersebut dipicu tingginya permintaan masyarakat jelang Bulan Puasa. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Theofilus Richard

TRIBUNJABAR.ID,BANDUNG – Stok dan harga pangan pada Bulan Ramadan hingga Hari Raya Idul Fitri aman terkendali.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (Dispangtan) Provinsi Jawa Barat, Dewi Sartika, ketika ditemui Tribun Jabar di kantor Dispangtan Provinsi Jawa Barat, Jumat (25/5/2018).

“Semua bahan pangan tersedia dengan cukup baik. Beras, daging sapi, daging ayam, telur, bawang merah, bawang putih, cabai, dan lain-lain. Semua kebutuhan pokok sudah cukup,” ujarnya.


Ia mengatakan, Dispangtan akan terus memantau ketersediaan pangan selama Bulan Ramadan.

Dalam pemantauan ketersedian dan harga bahan pangan, Dispangtan berkoordinasi dengan Kementerian Perdagangan dan Kementerian Pertanian.

Mengenai harga pangan, kata Dewi Sartika, sudah ada Permendag No. 58 tahun 2018 tentang Penetapan Harga Acuan Pembelian di Petani dan Harga Acuan Penjualan di Konsumen.

Permendag tersebut mengatur mengenai harga eceran terendah dan tertinggi.

Agar ketersediaan bahan pangan di Jawa Barat terpantau, Dispangtan juga mengirim data mengenai produksi dan panen sejumlah tanaman pangan semisal cabai, bawang merah, bawang putih, dan lain-lain.

“Kalau Kementerian Pertanian mengawasi soal kualitas beras. Dari sisi kebijakan, insya Allah kami sudah cukup bagus, kemudian dari sisi pelaksanaan di lapangan, selain koordinasi, konsolidasi, menghitung bersama-sama. Sampai tingkat ritel, kami tahu semua poinnya,” ujarnya.

Baca: Wajib Waspada! Pasar jadi Lokasi Paling Rawan Peredaran Uang Palsu

Beberapa waktu lalu, harga beberapa komoditas, semisal ayam dan telur, sempat meningkat secara drastis.

Dewi Sartika mengatakan bahwa peningkatan harga tersebut bukan karena kelangkaan ketersediaan komoditas.

Ia menjamin produksi ayam dan telur terus berjalan baik selama Bulan Ramadan.

“Relatif sekarang sudah banyak harga komoditas yang turun, semisal telur juga sudah mulai turun. Komoditas lain tidak ada yang naik tinggi, semisal cabai merah, cabai keriting, termasuk cabai rawit juga relatif turun,” ujarnya.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved