Ini Kelebihan Masjid Al Mansur di The Suites Metro yang Didatangi Putra Imam Masjidil Haram
Imam asal Mekah, Syeikh Andul Aziz akan menjadi imam salat di Masdij Al Mansur di The Suites Metro, Kamis (24/5/2018).
Penulis: Kemal Setia Permana | Editor: Dedy Herdiana
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Kemal Setia Permana
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Imam asal Mekah, Syeikh Andul Aziz akan menjadi imam salat di Masdij Al Mansur di The Suites Metro, Kamis (24/5/2018).
Masjid ini merupakan masjid digital pertama yang dikembangkan oleh aplikasi berbasis finansial, PayTren.
Masjid digital ini memiliki berbagai fungsi atau multi fungsi dan tidak sekadar bangunan yang berfungsi sebagai sarana tempat ibadah saja.
CEO PayTren, Hari Prabowo mengatakan bahwa PayTren mendorong masjid digital untuk menjadi pusat perekonomian masyarakat di masa yang akan datang.
Baca: Luar Biasa! Persib Bandung Libas PSM Makassar dengan Skor Akhir 3-0, Babak II Tambah 2 Gol
Baca: VIDEO TEASER: Menang Telak 3-0 Atas PSM Makassar, Persib Bandung Naik ke Peringkat 6
"Masjid digital ini nantinya yang menggerakkan ekonomi kerakyatan berbasis syariah. Fungsi ini bisa berhasil diwujudkan jika dijalankan secara gotong royong tentunya," kata Hari di sela peluncuran Masjid Al Mansur di The Suites Metro Apartment, belum lama ini.
Hari mengatakan bahwa konsep dan mekanisme membangun masjid digital sebagai pusat perekonomian syariah bagi masyarakat masih digodok.
Ke depan, kata dia, PayTren sudah merencanakan pembangunan infrastruktur tersebeut yang akan dilengkapi berbagai fasilitas seperti adanya ruang pelatihan para pelaku usaha, mikro, kecil dan menegah (UMKM) yang nantinya berada di lantai 4.
Foto Nagita Slavina Sebelum https://t.co/sQMmRYBi6Y via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) May 23, 2018
"Yang terpenting saat ini adalah infrastruktur untuk menggalakan ekonomi kerakyatan berbasis syariah itu sudah ada," ujarnya.
Pembangunan masjid digital ini, kata Hari, merupakan hasil sedekah mitra PayTren yang saat ini jumlahnya sudah mencapai dua juta member.
Selain sedekah member, dana masjid ini juga didapatkan dari sebagian keuntungan yang disisihkan dari mitra untuk Program Pembangunan 1.000 Masjid se-dunia.
Hari menambahkan bahwa sumber dana lain yang didapat untuk membangun masjid ini berasal dari keuntungan portal belanja dan Payment Point Online Bank (PPOB) di aplikasi PayTren yang sebagian disisihkan untuk sedekah.
Dalam rancangan awal, kata dia, estimasi biaya yang direncanakan membangun masjid ini adalah berjumlah sebesar Rp 11 miliar.
Namun dalam pelaksanaannya, pembangunan dana tersebut hanya menghabiskan anggaran Rp 6,5 miliar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/ceo-paytren-hari-prabowo_20180524_000007.jpg)