Keren, Dua Wanita Ini Dirikan Geek Hunter, Start Up Penyedia Jasa IT Pertama di Indonesia
Anggra mengatakan jika Geek Hunter menjadi pioner perusahaan khusus IT yang muncul dan menjadi inspirasi bagi start up baru yang muncul.
Penulis: Putri Puspita Nilawati | Editor: Yudha Maulana
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Putri Puspita
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG – Berkembangnya dunia digital saat ini membuat pekerjaan sebagai Information Technology (IT) marak mulai banyak dicari oleh perusahaan.
Saat ini perusahaan berbasis teknologi, khususnya start up mulai menjamur di masyarakat. Pekerjaan sebagai programmer yang sebelumnya belum banyak diminati sekarang justru banyak dicari.
Menjadi seorang programmer tentunya bukan hal mudah, programmer harus mengerti bahasa pemograman.
Mereka sangat lihai dalam menulis kode, mengerti algoritma dan bekerja secara individu.
Bagi Anda yang mengikuti perkembangan mengenai dunia IT, nama Geek hunter pasti sudah tidak asing lagi di dengar.
Baca: Ani Yudhoyono Tangisi Kepergian Menantu Hatta Radjasa
Geek hunter adalah perusahan start up IT Recruitment Consultant yang berasal dari Bandung. Perusahaan ini didirikan oleh dua mojang Bandung, Ken Ratri Iswari dan Yunita Anggraeni sejak Juli 2013.
Co-Founder Geek Hunter, Yunita Anggraeni (27) mengatakan, Geek Hunter bertugas membantu perusahaan untuk menemukan professional IT yang tepat, seperti software enginer dan product manager.
“Kami juga membantu untuk menemukan karir yang lebih bermakna. Secara tidak langsung, kami membantu perusahaan dan membantu individunya juga,” ujar wanita yang akrab disapa Anggra, di Lo.ka.si coffee & space, jalan Dago No 92, Jumat malam (18/5/2018).
Wanita lulusan Universitas Padjajaran jurusan Ilmu Komunikasi ini menceritakan awal mula terbuatnya Geek Hunter kepada Tribun Jabar.
Anggra mengatakan awal mulanya adalah dari pertemuan antara dirinya dan Ken yang bekerja dalam project yang sama.
Baca: Salonpas Kampanyekan Bebas Pegal dan Nyeri Otot di Salonpas Day 2018
Ken merupakan lulusan School of Business anda Management (SBM) ITB yang sempat menjalani sebuah start up di Bali.
“Saat di Bandung, saya bertemu di proyek perusahaan Malaysia yang akan membuat perusahaan di Bandung. Saat itu saya dan Ken menyeleksi programmer yang akan bekerja disana,” ujar Anggra mengingat awal perjalanannya.
Sejak saat itu, satu project yang dikerjakan oleh wanita hebat ini mulai berkembang seiring dengan informasi yang didapatkan dari mulut ke mulut.
Banyaknya permintaan klien kepada mereka berdua, akhirnya dibentuklah perusahaan khusus IT recruitment consultant bernama Geek Hunter.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/anggra-tengah-ketika-talkshow-di-lokasi-coffee-and-space-istimewa_20180520_163551.jpg)