Serangan Bom di Surabaya
Diduga Masih Ada Bom di Mobil yang Meledak
Bahkan, petugas yang berada di sekitar lokasi juga diminta untuk menjauh sementara karena ditemukan bahan peledak di sekitar mobil.
TRIBUNJABAR.ID, SURABAYA - Tim Gegana Polda Jatim menduga ada bom aktif di dalam mobil yang digunakan pelaku untuk meledakkan Gereja Pantekosta Pusat Surabaya (GPPS) Jalan Raya Arjuno, Minggu (13/5/2018) pagi.
"Informasinya masih ada bom aktif di dalam mobil. Makanya bagi rekan-rekan silakan mundur dan menjauh di lokasi," ujar salah seorang anggota Tim Gegana sembari meminta wartawan menjauh seperti dikutip Antara.
Informasi yang dihimpun, bom tersebut berada di mobil yang meledak tepat di halaman gereja dan Tim Gegana masih melalukan sterilisasi.
Bahkan, petugas yang berada di sekitar lokasi juga diminta untuk menjauh sementara karena ditemukan bahan peledak di sekitar mobil.
Kendaraan penjinak bom milik Gegana Polda Jatim juga didatangkan dan tim segera melakukan proses penyisiran hingga memastikan keadaan benar-benar aman.
Pantauan di lokasi, puluhan aparat kepolisian diterjunkan di sekitar lokasi, termasuk petugas gabungan dari Pemkot Surabaya.
Mobil kepolisian, pemadam kebakaran, ambulans dan kendaraan operasional aparat disiagakan di lokasi kejadian.(*)
Ustaz Maaher At-Thuwailibi Sebut Monyet Berseragam Bencong, Netter Meradang: Penyebar Kebencian https://t.co/q6EmpEwbxI via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) May 12, 2018
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Polisi Duga Masih Ada Bom Aktif di Dalam Mobil di Gereja Pantekosta", https://regional.kompas.com/read/2018/05/13/10451721/polisi-duga-masih-ada-bom-aktif-di-dalam-mobil-di-gereja-pantekosta.
Editor : Sandro Gatra
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/polisi-berjaga-di-gereja-katerdal-kota-bandung-minggu-1352018_20180513_104346.jpg)