Jelang Ramadan, Pedagang Harapkan Harga Bahan Kebutuhan Pokok Stabil
Saepul (47), pedagang sayuran, kerap mengeluhkan naiknya harga bahan-bahan kok menjelang bulan suci.
Penulis: Seli Andina Miranti | Editor: Yudha Maulana
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Seli Andina
TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Pedagang di Pasar Sandang, Sumedang mengharapkan harga bahan-bahan pokok bisa stabil menjelang masuknya bulan suci Ramadan.
Saepul (47), pedagang sayuran, kerap mengeluhkan naiknya harga bahan-bahan kok menjelang bulan suci.
"Kalau yang tidak tahu mah, dikiranya harga naik, pedagang untungnya tambah banyak, padahal mah tidak," ujae Saepul ketika ditemui Tribun Jabar di kiosnya, Jumat (4/5/2018).
Baca: 120 Jenis Barang Pun Tercipta, Mulai Tabung Gas Kulit Singkong hingga Rompi Anti Peluru Sabut Kelapa
Menurut Saepul, saat harga melonjak tinggi, justru pedagang seringkali mendapat keuntungan hanya sedikit, bahkan merugi.
Hal tersebut dikarenakan daya beli masyarakat menjadi menurun sehingga pembeli berkurang, tentu saja keuntungan pun ikut berkurang.
Hal serupa disampaikan Lia (42), pedagang ayam di Pasar Sandang, Kabupaten Sumedang. Menurutnya, kenaikan harga lebih banyak menyebabkan kerugian bagi para pedagang.
Baca: Sadis! Anak Penderita Kanker Dilempar Ayahnya dari Atas Jembatan, Tubuhnya Terlindas Mobil
"Pedagang jadi bingung, kalau tidak dinaikkan, kami yang nombok, tapi kalau dinaikkan, pembeli pergi, serba salah," ujar Lia.
Lia dan Saeful berharap Bulan Ramadan kali ini tidak perlu ada kenaikan harga. Keduanya berharap harga bahan pokok dapat tetap stabil dan normal.
Tak Usah Terburu-buru ke Dokter, Pakai Obat Tradisional Ini untuk Sembuhkan Gigi Berlubang https://t.co/r8oep139Ua via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) May 4, 2018
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/pedagang-ayam-di-pasar-sandang-sumedang_20180504_143020.jpg)