Diminta Kritik Berimbang oleh Presidium Alumni 212 Nonaktif, Balasan Ratna Sarumpaet Tak Kalah Pedas
Presidium 212 Nonaktif itu tak ingin energi dan kecerdasan Ratna Sarumpaet terjebak dalam kebencian.
Penulis: Fidya Alifa Puspafirdausi | Editor: Fidya Alifa Puspafirdausi
TRIBUNJABAR.ID - Aktivis Ratna Sarumpaet terkenal sering memberikan kritikan keras.
Ketua Progres 98, Faizal Assegaf melalui twitternya mencuit kata-kata yang berkaitan dengan Ratna Sarumpaet.
Ia meminta aktivis sosial tersebut bersikap objektif dalam mengkritik kelakuan bejat elit oposisi.
Menurutnya, hal itu perlu dilakukan agar berimbang.
Presidium 212 Nonaktif itu tak ingin energi dan kecerdasan Ratna Sarumpaet terjebak dalam kebencian.
Mbak @RatnaSpaet yg cantik, saya sangat bangga bila anda jg berani bersikap objektif utk mengkritik kelakuan bejat elite oposisi.
Sehingga berimbang, jgn sampai energi & kecerdasan yg anda dimiliki terjebak dlm lumpur kebencian yg membabi buta.
*FA*
Ratna Sarumpaet menanggapi cuitan Faizal Assegaf tersebut.
Ia mengatakan tidak relevan bicara berimbang.
Menurutnya, elit oposisi yang dituduh Faizal Assegaf itu tidak menumpuk utang luar negeri dan tidak mendukung tenaga kerja asing.
Tidak relevan bcr “berimbamg” @faizalassegaf . Elit opposisi yg km tuduh bejad itu paling tidak - tidak merusak spt Rezim ini, tidak ikut menumpuk utang LN dan tidak mendukung TKA yg merampas hak rakyat. What’s wrong with you - https://t.co/UwVvwxsZFi
— Ratna Sarumpaet (@RatnaSpaet) April 23, 2018
Dalam cuitan yang lainnya, Faizal Assegaf juga mendoakan agar Ratna Sarumpaet semakin jernih dalam melihat permasalahan negara.
Baca: Korban Tewas Kebakaran Sumur Minyak di Aceh Bertambah, 18 Tewas dan 41 Luka-luka
Baca: Pria Asal Belanda Ini Heran, Orang Indonesia Malah Tidak Menggeluti Silat
Baca: Berkelana Rasa di Tiga Kuliner Nasi Kuning yang Terkenal di Bandung
Menurutnya isu utang luar negeri dan tenaga kerja asing perlu kajian yang objektif agar tidak terjebak daya hasut para elit oposisi.
Saya selalu doakan Mbak @RatnaSpaet, semoga di usia yg matang makin jernih dlm memotret problem bernegara.
Soal isu LN & TKA prlu kajian yg objektif, agar tdk trjebak daya hasut para elite oposisi.
Hrs jujur kinerja Pak @jokowi lebih konkret dari 10 thn rezim @SBYudhoyono
*FA*
Ratna Sarumpaet juga menanggapi cuitan kedua Faizal Assegaf.
Ia mengucapkan kekuasaan memang menakutkan dan merusak morak serta membuat mata hati buta total.
Kekuasaan memang menakutkan. Dia merusak moral. Dia membuat mata hati BUTA total https://t.co/aRr0jwNgv5
— Ratna Sarumpaet (@RatnaSpaet) April 23, 2018
Baca: Pembobol Kantor Korwilcam Tegalwaru, Ditangkap Jajaran Polres Karawang
Baca: Hari Pertama Film Avengers Infinity War Diputar, Tiket Tembus 7 Ribu di CGV Paris Van Java
Baca: Korban Tewas Kebakaran Sumur Minyak di Aceh Bertambah, 18 Tewas dan 41 Luka-luka