Cep Ramdani, Bocah yang Sudah 8 Tahun Alami Lumpuh Otak, Ayahnya Hanya Pekerja Serabutan
Sudah dari umur delapan bulan terasa penyakitnya. Padahal, pada saat lahir normal
Penulis: Yongky Yulius | Editor: Tarsisius Sutomonaio
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Yongky Yulius
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Cep Ramdani, anak laki-laki berusia sembilan tahun, hanya bisa berbaring tak berdaya.
Tubuhnya tampak kurus kering dan terlihat kaku. Bahkan, sesekali, tubuhnya mengalami kejang-kejang.
Di rumah neneknya yang berada di Kampung Kadurea, RT 02/01, Desa Tegallega, Kecamatan Cidolog, Kabupaten Sukabumi, dia terlihat berbaring di kasur tipis.
Cep Ramdani hanya mengenakan popok berwarna putih.
'Kesaktian' Setya Novanto, Lolos dari 5 Kasus Korupsi hingga Akhirnya Divonis Kurungan Penjara https://t.co/Ze2zSGZcvK pic.twitter.com/qV8WRhpmZT
— Tribun Jabar (@tribunjabar) April 24, 2018
Di sana, dia pun diurus oleh kedua orangtuanya, Hidayat (33) dan Masdawati (29).
Hidayat, mengatakan, anaknya kemungkinan menderita penyakit lumpuh otak atau cerebral palsy.
Dilansir dari alodokter.com, lumpuh otak adalah suatu penyakit saraf yang mengganggu atau memengaruhi koordinasi dan pergerakan tubuh.
Kondisi ini terjadi akibat adanya masalah pada bagian otak besar yang mengendalikan kerja otot-otot.
Baca: Pakai Rantis ke Stadion, Bojan Malisic: Mungkin Beberapa Orang Melihat Ini Lelucon
Lumpuh otak merupakan salah satu penyebab paling umum kelumpuhan kronis pada anak-anak.
"Sudah dari umur delapan bulan terasa penyakitnya. Padahal, pada saat lahir normal. Jadi, sudah lumpuh hampir delapan tahun. Lumpuh otak kata yang dari puskesmas," kata Hidayat saat dihubungi Tribun Jabar melalui sambungan telepon, Rabu (25/4/2018).
Sejak saat itu pula, lanjutnya, Cep Ramdani tak bisa berjalan, kesulitan bergerak, dan merasa lemas.
Untuk makan sehari-hari dan buang air, putranya diurusi oleh ibunya, Masdawati.