Kasus BMT Istiqomah
Uang Rp 3 Miliar Lenyap, Nasabah Geruduk Kantor BMT Istiqomah
Oso menyampaikan, bila kasus ini sampai ke kepolisian, maka seluruh anggota pengurus koperasi BMT Istiqomah akan terseret hukum.
Penulis: Seli Andina Miranti | Editor: Ravianto
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Seli Andina
TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Para nasabah koperasi syariah BMT Istiqomah masih meminta pertanggungjawaban pengurus terkait uang tabungan para nasabah yang hilang.
Menurut Oso, perwakilan nasabah BMT Istiqomah, hingga saat ini baru ketua Koperasi BMT Istiqomah yang menyampaikan kesiapannya untuk bertanggung jawab.
Namun hal tersebut tidak membuat para nasabah puas, para nasabah masih menunggu tanggungjawab dari anggota pengurus BMT Istiqomah yang lain.
"Ketuanya bertanggungjawab, hanya anggota-anggotanya yang tidak bertanggungjawab, termasuk kolektor dan pengurus lainnya. Ke mana mereka?" Ujar Oso ketika ditemui Tribun Jabar di Kantor BMT Istiqomah yang terletak di Pasar Tanjungsari, Kabupaten Sumedang, Sabtu (21/4/2018).
Oso menyampaikan, bila kasus ini sampai ke kepolisian, maka seluruh anggota pengurus koperasi BMT Istiqomah akan terseret hukum.
Baca: Uang Nasabah yang Hilang di BMT Istiqomah Tanjungsari Capai Rp 3 Miliar, Nasabah Ancam Lapor Polisi
Selain itu, Oso mengungkapkan, Ketua Koperasi BMT Istiqomah telah berjanji akan menjual aset miliknya untuk mengganti uang tabungan para nasabah yang hilang.
"Saya minta jaminan kepastian pada dia nahwa akan ada tanggungjawab," ujar Oso.
Sebelumnya, para nasabah BMT Istiqomah meradang akibat uang tabungan yang mereka simpan di koperasi syariah tersebut hilang tidak bersisa.
Menurut beberapa nasabah, jumlah keseluruhan uang nasabah yang hilang cukup besar, yaitu mencapai Rp. 3 Milyar.(*)
Baca: Yura Yunita: Hari Kartini Itu Pengingat, Perempuan Indonesia Cantik dan Mandiri
Baca: LIVE STREAMING INDOSIAR PERSIB BANDUNG VS BORNEO FC: Konsentrasi, Amankan 3 Poin!
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/nasabah_20180421_141348.jpg)