6 Atlet Paralimpik Jabar Menggugat NPC Jabar ke Pengadilan Negeri Klas 1 Bandung

Ada enam nama atlet yang menggugat piha NPCI Jabar atas gugatan pemotongan sebesar 25 persen dari bonus

6 Atlet Paralimpik Jabar Menggugat NPC Jabar ke Pengadilan Negeri Klas 1 Bandung
Tribun Jabar/Daniel Andreand Damanik
Ganjar Jatnika (36) atlet Paralimpik yang ikut mendaftarkan gugatannya ke PN Klas 1 Bandung. 

Laporan Wartawan TribunJabar Daniel Andreand Damanik

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Melalui kuasa hukumnya yang bernama Kamaludin SH, enam orang atlet paralimpik asal Jawa Barat mendatangi Pengadilan Negeri Klas 1 Bandung, Selasa (17/4/2018).

Kedatangan Kamaludin bersama atlet tersebut bertujuan untuk menggugat pihak National Paralympic Commite (NPC) Indonesia Jawa Barat atas gugatan perbuatan melawan hukum.

"Ada enam nama atlet yang menggugat piha NPCI Jabar atas gugatan pemotongan sebesar 25 persen dari bonus yang diterima atlet pada ajang Peparnas XV tahun 2016 di Jawa Barat," kata Kamaludin di PN Bandung.

Karena tidak menyerahkan 25 persen dari hasil kemenangan para atlet, keenam atlet tersebut tidak lagi diikutsertakan dalam kejuaraan-kejuaraan.

"Tahun 2016 saya meraih tiga emas, dua perak, dan saya tidak menyetorkan 25 persen kepada pihak NPCI Jabar sehingga saya tidak diperbolehkan mengikuti even selanjutnya," kata Ganjar Jatnika (36) kepada wartawan di PN Bandung, Selasa (17/4/2018) .


Ganjar merupakan atlet lari (sprinter) sejak tahun 2008 dan telah meraih berbagai prestasi di bidang olahraga yang ditekuninya tersebut.

Akibat dari tidak disetorkannya 25 persen tersebut, Ganjar diberhentikan untuk mengikuti pertandingan selanjutnya . Dia mengaku, bahwa pemberhentiannya disampaikan secara langsung dan ada menggunakan surat.

"Kalau potongan 25 persen tersebut jelas alokasinya, kami pasti bersedia. Kami diiming-imingi bahwa uang tersebut digunakan untuk memperbaiki dan menambah peralatan. Nyatanya, tidak ada," ujar Ganjar.

Halaman
12
Penulis: Daniel Andreand Damanik
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved