Pilkada Serentak
Paslon Rehat, Tim Pemenangan Emas Terus Bergerak Kampanyekan Emas Meski Berat
Di sisa waktu ini Taufik menegaskan masih banyak yang harus diubah, terutama pola kampanye dan perlu menambah tenaga yang ada.
Penulis: Muhamad Nandri Prilatama | Editor: Kisdiantoro
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama
TRIBUNJABAR.ID, NGAMPRAH - Ketua Banteng Muda Indonesia (BMI) Bandung Bara, Fajar Taufik yang juga masuk dalam jajaran tim pemenangan Elin-Maman, untuk pemilihan bupati KBB menegaskan, permasalahan Abubakar yang kini ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), tak ada kaitannya dengan Elin Suharliah.
"Ibu Elin pun sempat mengatakan seperti begitu, engak ada kaitannya dengan pak Abu, meskipun mereka suami-istri," ujarnya di kantor DPC PDIP KBB, Sabtu (14/4/2018).
Ketika disinggung cara untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan warga masyarakat Bandung Barat, terkait kasus Abubakar ini, Taufik mengatakan akan terlebih dahulu mempelajari struktur hukumnya dan lalu mengambil langkah seperti apa.
Mengisi Tausiyah, Amien Rais: Jokowi Itu Ilmunya Pas-pasan https://t.co/nj9DMdYWNc via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) April 14, 2018
"Saat ini kan masyarakat sudah terbangun opini oleh media dan belum tentu kebenarannya. Nanti kebenarannya kan menunggu vonis hakim yang memutuskan," ujarnya.
Dengan adanya kasus Abubakar ini, Taufik pun mengakui adanya pengaruh. Namun, di sisa waktu ini Taufik menegaskan masih banyak yang harus diubah, terutama pola kampanye dan perlu menambah tenaga yang ada.
"Jika kemarin kami maju dua langkah maka nanti kami langsung berubah jadi 10 langkah. Jadi, mulai saat ini kami terus bergerak walaupun beban psikologis berat. Untuk paslon Emas rehat, tapi tim jalan terus, seperti hari ini saja ada konsolidasi," katanya. (dri)