Puluhan Korban Akibat Minuman Keras Oplosan Diduga Minumannya Mengandung Spirtus
Pakar kimia ITB ini menyebutkan, dari sekian jenis kelompok alkohol ada dua jenis yang banyak beredar di masyarakat.
Penulis: Mega Nugraha | Editor: Dedy Herdiana
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Penyidik harus membuktikan alkohol jenis apa di dalam minuman keras oplosan yang dikonsumsi oleh puluhan korban meninggal di Kabupaten Bandung dan tiga orang di Kota Bandung.
Pakar kimia Institut Teknologi Bandung (ITB) Zeilly Nurachman yang juga Ketua Prodi Kimia ITB, menyebutkan, dari sekian jenis kelompok alkohol yang merupakan senyawa organik yang punya rumus gugus OH, ada dua yang banyak beredar di masyarakat.
Yakni ethanol dengan rumus molekul C2H5OH dan methanol CH3OH.
Ethanol bisa berasal dari fermentasi buah-buahan.
Baca: VIDEO: Nekat! Mantan Karyawan Rampok Bos Restoran Gepuk Ny Yong, Begini Jadinya. . .
Baca: Video Guide Ajak Komodo Berenang Tuai Kecaman Keras
Sedangkan methanol atau sering disebut spirtus yang kerap digunakan untuk bahan bakar.
"Minuman keras yang mematikan itu jika dicampur methanol, itu mematikan sekali jika diminum. Efeknya bisa pada gangguan fungsi mata bahkan kematian. Kalau ethanol secara umum hanya memabukan," ujar Zeily via ponselnya, Senin (9/4/2018).
Setelah Dicap Pebinor, Kini Billy Syahputra Kepepet Butuh Duit Sampai Jual Barang Berharga Ini https://t.co/6qAKavDm8N via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) April 9, 2018
Ethanol kerap digunakan sebagai campuran minuman keras yang beredar di pasaran.
Secara umum, dalam kondisi tertentu ethanol tidak akan mematikan seperti halnya methanol.
Hanya memang, untuk membuktikan penyebab kematian puluhan orang tersebut perlu uji laboratorium.
"Tapi ethanol jika dicampur misalnya sama obat nyamuk yang bersifat racun, dicampur dengan zat lain yang kadarnya melebihi dosis bisa sangat mematikan," kata Zeily.
Lelah Disakiti, Sarita Mantap Minta Cerai, Faisal Haris Beri Rumah https://t.co/IkTgnyMUAL via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) April 9, 2018
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/oplosan_20180409_124701.jpg)