Minggu, 12 April 2026

'Indonesia Menjadi Produsen Semen Terbesar di Kawasan Asia Pasifik'

Ratusan peserta dari berbagai negara ASEAN tampak hadir di acara The 25th ASEAN Federation of Cement Manufactureres (AFCM)

Penulis: Putri Puspita Nilawati | Editor: Isal Mawardi
Tribun Jabar/ Putri Puspita
President AFCM dan Ketua ASI, Widodo Santoso (jas hitam) dan Perwakilan Kementrian Perindustrian RI Lintong Soepandi di The 25th ASEAN Federation of Cement Manufactureres (AFCM) Technical Symposium and Exhibition, Rabu (4/4/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Putri Puspita

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG- Ratusan peserta dari berbagai negara ASEAN tampak hadir di acara The 25th ASEAN Federation of Cement Manufactureres (AFCM) Technical Symposium and Exhibition.

Tahun ini, Indonesia menjadi tuan rumah Gelaran The 25th AFCM tepatnya diadakan di Trans Luxury Hotel, Jalan Gatot Subroto No 289, Rabu (4/4/2018).

AFCM merupakan forum berskala internasional yang penting untuk pengembangan pengetahuan akan teknologi operasi pabrik yang efektif dan efisien sekaligus ramah lingkungan.

Ajang ini mempertemukan produsen semen, serta industri pendukungnya dari negara-negara di kawasan ASEAN dalam suatu rangkaian simposium dan pameran.

Kegiatan ini akan berlangsung mulai 4-6 April 2018 dengan mengungsung tema “Green Technology for Cement Industry”.

Ketua Asosiasi Semen Indonesia (ASI), Ir. Widodo Santoso, MBA, mengatakan pameran ini diadakan untuk mendorong produksi semen dan clinker di tingkat nasional dan ASEAN.

Seperti kita ketahui, saat ini produksi semen mengalami pertumbuhan.

Baca: Fernando Soler Cari Cara Tempatkan Persib Bandung di Posisi Lima Besar Klasemen Akhir

“Sepanjang dua tahun terakhir, Indonesia mengalami kelebihan pasokan semen. Tahun 2017, total kapasitas produksi semen tahunan Indonesia meningkat menjadi 107,9 juta ton," ujar Ir Widodo Santoso.

Menurutnya, kapasitas produksi semen dalam negeri masih akan terus meningkat.

Diantaranya disumbangkan oleh Conch Cement Indonesia di Sulawesi Utara yang mulai berproduksi tahun 2018 dengan kapasitas 1,7 juta ton/tahun.

"Hal ini menjadikan Indonesia sebagai produsen semen terbesar di kawasan ASEAN dan Asia Pasifik,” ujar Widodo Santoso.

Tahun 2017, penjualan domestik naik menjadi 66,3 juta ton (pertumbuhan 7,7% year on year (yoy) dan penjualan ekspor naik menjadi 2,95 ton (pertumbuhan 84% yoy), dibanding tahun sebelumnya, yaitu 62 juta ton penjualan domestik dan 1,6 juta ton penjualan ekspor.

Pertumbuhan konsumsi semen domestik didorong oleh proyek-proyek infrastruktur pemerintah seperti jalan tol untuk Jawa, Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi, smelter, petrokimia, pembangkit listrik, proyek MRT di Jakarta, kereta api, dan perkembangan pelabuhan dan bandara di seluruh wilayah di Indonesia.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved