Perajin Dodol Tersohor di Garut Akui Banjir Tawaran Isi Acara Seminar Bisnis
Meraih kesuksesan sebagai perajin dodol, Amal Rasyid (43), pemilik dodol Bestory, ini banjir tawaran. . .
Penulis: Hakim Baihaqi | Editor: Fauzie Pradita Abbas
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi
TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Meraih kesuksesan sebagai perajin dodol, Amal Rasyid (43), pemilik dodol Bestory, ini banjir tawaran menjadi motivator di berbagai acara seminar bisnis.
Amal mengatakan, beberapa waktu lalu ia diminta oleh para pegawai negeri sipil (PNS) di Kabupaten Garut untuk menerangkan bagaimana ia mampu meraih kesuksesan dari dodol.
"PNS yang datang ke saya adalah mereka sebentar lagi akan pensiun," kata Amal di lokasi penjualan Dodol Bestory di Jalan Raya Garut - Bayongbong, Kabupaten Garut, Jum'at (30/3/2018).
Ia mengatakan, hal ini tidak lain untuk mengajak para pekerja yang ingin merubah kehidupannya dan keluar dari zona nyaman.
"Siapa yang mau berlama-lama di kantor, bekerja hanya begitu-begitu saja," ujarnya.
Pria kelahiran Garut 9 November 1975, saat ini sudah mendulang kusuksesannya dari menjual penganan khas kota intan, yakni menjadi pengusaha dodol yang diberi nama Bestory.
Bestory yang terdiri dua kata yakni best dan story ini memiliki makna tersendiri, yakni sejarah terbaik, hal tersebut yang terlintas dalam benaknya, lalu dijadikan sebuah nama produk.
Sebelum menjadi pengusaha sukses, Amal bercerita, di akhir tahun 90-an ia sempat terpuruk saat menjadi seorang pekerja di salah satu perusahaan dodol di Kabupaten Garut.
Di perusahaan dodol besar tersebut, Amal merasakan kejenuhan, karena hal itu dianggapnya monoton dan melelahkan.
Akhirnya, ia memilih meninggalkan pekerjaannya, lalu memulai membuat dodol sendiri.
Buah dari usahanya tersebut, kini ia sudah bisa menikmatinya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/amal-rasyid-43-pemilik-dodol-bestory_20180330_133159.jpg)