Rabu, 22 April 2026

Waspada! Penurunan Kecepatan saat Berjalan Kaki, Anda Beresiko Alami Demensia

Dalam penelitian terbaru menunjukan bahwa seseorang yang mengalami penurunan kecepatan saat berjalan beresiko tinggi mengalami Demensia

Editor: Isal Mawardi
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Ilustrasi - BONEK TIBA DI BANDUNG - Belasan suporter Persebaya, Bonek berjalan kaki menuju GOR Pajajaran di Jalan Pajajaran, Kota Bandung, Jumat (6/1/2017). Mereka tiba di Kota Bandung bergabung bersama ribuan Bonek lainnya untuk mendatangi acara Kongres PSSI yang akan berlangsung di Hotel Aryaduta pada 8 Januari 2017 untuk menyampaikan aspirasi terkait dengan tim yang didukungnya. 

TRIBUNJABAR.ID - Dalam penelitian terbaru menunjukan bahwa seseorang yang mengalami penurunan kecepatan saat berjalan beresiko tinggi mengalami Demensia dari pada mereka yang berjalan cepat.

Dilansir dari laman The Indian Express, riset ini dipimpin oleh Ruth A. Hackett dari University College London.

Riset menunjukan bahwa orang-orang yang mengalami penurunan kecepatan berjalan dalam periode lebih dari 2 tahun berisiko lebih tinggi untuk demensia.

Periset juga menemukan bahwa orang yang kurang memiliki kemampuan berpikir dan membuat keputusan, serta mengalami penurunan kemampuan kognitif juga rentan terkena demensia.

Pada 2015, hampir 47 juta orang di seluruh dunia mengalami demensia.

Baca: Ternyata Tak Punya Pasangan Hidup Berisiko Tinggi Demensia, Ini Penyebabnya!

Demensia merupakan masalah pada memori yang cukup signifikan untuk memengaruhi kemampuan kita dalam melaksanakan tugas-tugas harian.

Penyebab paling umum dari demensia adalah penyakit Alzheimer, tetapi risiko demensia ini juga bisa disebabkan oleh faktor lainnya.

Lalu, faktor apa sajakah yang dapat mempengaruhi demensia?

Laman Hello Sehat menyebutkan bahwa terdapat banyak faktor yang dapat memicu demensia. Faktor tersebut ada yang bisa kita ubah dan ada yang tidak.

Baca: Solihin GP Sempat Demensia, Anisa: Alhamdullilah, Sudah Ingat Saya, Nenek, dan Ibu

Faktor pemicu yang dapat kita ubah antara lain konsumsi alkohol, risiko kardiovaskuler, depresi, diabetes, gaya hidup merokok dan gangguan tidur atau sleep apnea.

Sementara itu, faktor pemicu demensia yang tak dapat kita ubah antara lain pertambahan usia, sejarah keluarga, down sindrom dan gangguan kognitif ringan.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Waspada, Penurunan Kecepatan Berjalan Indikasikan Gejala Demensia

Sumber: Kompas
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved