Jumat, 10 April 2026

Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMK Hasanudin Kandanghaur Jalin Kerja Sama dengan JAPFA Foundation

Ini mengingat potensi alam kita terutama laut tidak akan pernah habis dan bisnis kuliner tidak akan pernah berhenti sepanjang hayat.

Editor: Ravianto
istimewa
MoU antara JAPFA Foundation dengan SMK Hasanudin Kandanghaur yang dilakukan oleh Head of JAPFA Foundation, Andi Prasetyo (kanan) dengan Kepala Sekolah SMK Hasanudin Kandanghaur, Priyanto, S. Hut (kiri) dan disaksikan oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IX Provinsi Jawa Barat, Ai Nurhasan AP, MSi (tengah). 

TRIBUNJABAR.ID, KANDANGHAUR - SMK Hasanudin Kandanghaur, Kabupaten Indramayu menjalin kerja sama dengan JAPFA Foundation untuk meningkatkan mutu pendidikan di sekolah yang terletak di komunitas nelayan tersebut, Rabu (21/8/2018) kemarin.

MoU dilakukan oleh Head of JAPFA Foundation, Andi Prasetyo dengan Kepala Sekolah SMK Hasanudin Kandanghaur, Priyanto, S. Hut dan disaksikan oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IX Provinsi Jawa Barat, Ai Nurhasan AP, MSi.

“Tujuan khusus dari penandatanganan Nota kesepahaman ini adalah untuk meresmikan hubungan kerjasama antara SMK Hasanudin Kandanghaur dan JAPFA Foundation, sehingga semua hasil diskusi kebutuhan SMK Hasanudin dalan dokumen Grand Design untuk meningkatkan kualitas pendidikan dapat segera dilaksanakan sesuai jadwal yang sudah disepakati,” ujar Andi Prasetyo, Head of JAPFA Foundation.

Sementara Kepala Sekolah SMK Hasanudin Kandanghaur, Priyanto, S. Hut, mengatakan, dengan adanya MoU ini akan dapat memberikan kemanfaatan sebesar-besarnya bagi sekolah terutama untuk para siswa.

"Semoga anak didik kami akan mendapatkan tambahan pengetahuan, keterampilan, dan sikap positif yang pada akhirnya akan mendapatkan kesempatan kerja yang layak," ujarnya.

Baca: Kim Kurniawan Anggap PS TIRA Tak Lebih Kuat dari Arema: Tapi Bukan Menganggap Enteng

Baca: Dua Rekrutan Anyar Persib Bandung Absen Latihan Pagi Ini

Priyanto menjelaskan SMK Hasanudin memiliki siswa reguler 230 siswa dari 3 kelas dan 3 kejuruan.

Diharapkan, mereka mampu menjadi prototipe sehingga ke depannya SMK Hasanudin yang berbasis kelautan dan kearifan budaya lokal akan menjadi sekolah yang diminati.

Ini mengingat potensi alam kita terutama laut tidak akan pernah habis dan bisnis kuliner tidak akan pernah berhenti sepanjang hayat.

Pada dasarnya, ditegaskan Priyanto,  siswa yang masuk ke SMK Hasanudin tidak melihat sekolah itu kejuruan atau umum.

Priyanto menambahkan selama ini lulusan SMK Hasanudin banyak bekerja di perusahaan pengolahan ikan.

Melalui MoU dengan JAPFA Foundation, dia berharap dapat membuka kesempatan kerja bagi anak didik seluas-luasnya, termasuk industri peternakan dan sebagainya.

"Semoga anak didik kami akan mendapatkan tambahan pengetahuan, keterampilan, dan sikap positif yang pada akhirnya akan mendapatkan kesempatan kerja yang layak," harap dia.(*)


Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved