Kamis, 9 April 2026

Pascakericuhan di Lapas Kelas I Cirebon, Kunjungan yang Sempat Ditutup Kembali Dibuka

Kunjungan ke Lapas Kelas I Cirebon sempat ditutup saat kericuhan narapidana yang terjadi pada Rabu (21/3/2018).

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Dedy Herdiana
TRIBUN JABAR/AHMAD IMAM BAEHAQI
Dua pengunjung saat mendaftar kunjungan di Lapas Kelas I Cirebon, Jalan Kesambi, Kota Cirebon, Kamis (22/3/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Kunjungan ke Lapas Kelas I Cirebon sempat ditutup saat kericuhan narapidana yang terjadi pada Rabu (21/3/2018).

Namun, saat ini situasi telah kondusif dan kunjungan pun kembali dibuka.

"(Kunjungan) sudah normal. Tadi juga ada yang berkunjung," kata Kalapas Klas I Cirebon, Heni Yuwono, saat ditemui di Lapas Klas I Cirebon, Jl Kesambi, Kota Cirebon, Kamis (22/3/2018).

Ia mengatakan, situasi saat terjadi kericuhan sangat tidak memungkinkan untuk menerima kunjungan.

Baca: Sarana dan Prasarana untuk UNBK di Kabupaten Cirebon Terus Diperbaiki

Karenanya, pihaknya menutup sementara kunjungan dari para keluarga narapidana.

Pantauan Tribun Jabar, tampak dua pengunjung datang kira-kira pukul 10.10 WIB.

Keduanya terlihat membawa plastik besar yang terisi penuh.


Usai melapor ke petugas jaga, barang bawaan keduanya pun tampak diperiksa.

Selanjutnya keduanya langsung dipersilakan masuk dengan diantar oleh seorang petugas.

Saat kericuhan yang terjadi pada Rabu (21/3/2018) itu, puluhan narapidana itu berteriak dari gerbang pembatas clear area.

Selain itu, mereka juga tampak melempari bebatuan ke arah kantor petugas Lapas.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kericuhan yang disebabkan para narapidana memprotes petugas Lapas yang menggelar razia setiap hari itu.

Namun, beberapa kamera pengawas di Lapas Klas I Cirebon dirusak oleh narapidana yang mengamuk tersebut. (*)


Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved